Minggu, 01 November 2026
03:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Flamingo chili

Flamingo chili

Bagikan:
Flamingo chili
250px-Chilenischer_Flamingo_Tiergarten_Bernburg_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Flamingo chili dengan telurnya di Tiergarten, Bernburg, Jerman
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Phoenicopteriformes
Famili: Phoenicopteridae
Genus: Phoenicopterus
Spesies:
P. chilensis
Nama binomial
Phoenicopterus chilensis
Molina, 1782
250px-Phoenicopterus_chilensis_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim[3]
  • Phoenicoparrus chilensis (Molina 1782)
  • Phoenicopterus ruber chilensis (Molina 1782)
  • Phoenicopterus ignipalliatus Orbigny & Geoffroy Saint-Hilaire

Flamingo chili (Phoenicopterus chilensis) adalah sebuah spesies flamingo besar dengan tinggi 110–130 cm (43–51 in), yang berkerabat dekat dengan flamingo amerika dan flamingo besar. Sebelumnya spesies ini dianggap sebagai subspesies dari flamingo amerika, sebelum akhirnya dijadikan sebagai spesiesnya sendiri karena warnanya yang lebih muda, ukurannya yang lebih kecil dan perbedaannya dalam perilaku.[4] Spesies ini dianggap sebagai spesies hampir terancam oleh Daftar Merah IUCN.

Spesies ini kawin di

The species breeds in Amerika Selatan dari Ekuador dan Peru hingga Chili dan Argentina dan ke timur hingga Brasil; hewan ini telah diperkenalkan di Jerman. Seperti flamingo lainnya, mereka menelurkan satu telur putih-kapur pada tumpukan lumpur.

Flamingo ini sebagian besar terbatas di laguna garam dan danau soda, tetapi wilayah-wilayah tersebut rentan terhadap kerusakan habitat dan polusi air, terkhususnya dari irigasi dan pertambangan yang dapat menyebabkan degradasi habitat yang cepat.[5]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2018). "Phoenicopterus chilensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T22697365A132068236. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T22697365A132068236.en. Diakses tanggal 11 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ Çınar, Ümüt (November 2015). "04 → Cᴏʟᴜᴍʙᴇᴀ : Pʜᴏᴇɴɪᴄᴏᴘᴛᴇʀɪfᴏʀᴍᴇs, Pᴏᴅɪᴄɪᴘᴇᴅɪfᴏʀᴍᴇs, Mᴇsɪᴛᴏʀɴɪᴛʜɪfᴏʀᴍᴇs, Pᴛᴇʀᴏᴄʟɪᴅɪfᴏʀᴍᴇs, Cᴏʟᴜᴍʙɪfᴏʀᴍᴇs". English Names of Birds. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Desember 2016. Diakses tanggal 30 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Knox, A.G.; Collinson, M.; Helbig, A.G.; Parkin, D.P.; Sangster, G. (2002). "Taxonomic recommendations for British birds". Ibis. 144: 707–710. doi:10.1046/j.1474-919x.2002.00110.x.
  5. ↑ Grinfeld, Sonja. "Phoenicopterus chilensis (Chilean flamingo)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-04-08.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan