Jumat, 23 Oktober 2026
22:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Pharos Indonesia

Pharos Indonesia

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Phapros.
Pharos Indonesia
250px-Logo_Pharos.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Entitas pendahuluPharos Indonesia Ltd. (1971-2003)
PendiriDrs. Eddie Lembong

PT Pharos Indonesia atau Pharos Group adalah perusahaan farmasi atau kelompok usaha yang berdiri tahun 1971 di Jakarta, Indonesia.

Sejarah

PT Pharos Indonesia didirikan sejak 30 September 1971 oleh Ong Joe San (Eddie Lembong) dengan nama Pharos Indonesia Ltd., saat ulang tahunnya ke-35 tahun. Nama Pharos diambil dari satu nama Mercusuar yang terletak di kawasan Teluk Alexandria, Mesir. Perusahaan berstatus PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) ini mulai memproduksi obat-obatan pada September 1974, dan merupakan perusahaan farmasi pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pada 30 Juni 1990. Didukung dengan lebih dari 2000 SDM, yang sebagian besar personel terdiri dari tenaga muda yang dinamis dan energik.

Produk dari Pharos Group

Produk Obat Resep

  • Polysilane
  • Praxion
  • Proris
  • Microlax
  • Rexcof
  • Diarex
  • Calarex
  • Custodiol
  • Panorex Flash Tab
  • Ares
  • Disflatyl
  • Ozen

Produk Konsumen Kesehatan

  • Igastrum New Formula
  • Milmor NF
  • Cor Q
  • Actimmune
  • Stop - X
  • Viostin - X
  • Viostin Kaplet (Dulu Viostin DS, Sudah ditarik karena diduga mengandung DNA Babi dan pada tahun 2019, Mulai kembali memproduksi yang mengandung Vitamin C, Seng dan Magnesium juga mendapatkan sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia)[1][2][3]
  • Viostin COM
  • Thermolyte Plus
  • Thermolyte Diet Sugar
  • Maximus Dietary Herbal
  • Albothyl Concentrate (Sekarang sudah ditarik karena mengandung Policresulen)[4][5][6]
  • Medisio Concentrate (Sekarang sudah ditarik karena mengandung Policresulen)[7]
  • Fruit 18/Vegeblend 21 Jr
  • Fruit 18/Vegeblend For Adults
  • Nourish Skin
  • Nourish Skin Ultimate
  • Nourish - E
  • Nourish Beauty Care
  • Omepros
  • Fishqua
  • Aclonac Emulsi Gel
  • Joint Herbal
  • Chondromax Krim
  • Oparin Gel
  • BeLuna
  • i-Face
  • Glunest
  • Lactokid
  • Derma Cote
  • UC-Flex
  • Vermoran
  • HycoCare
  • Keloplast
  • Colidan
  • Enaplex - C
  • Vitropic Forte
  • Albusmin

Referensi

  1. ↑ Kamaliah, Aisyah. "Enzyplex dan Viostin DS Ditarik, BPOM: Kalau Masih Ada Harap Dilaporkan!". detikHealth (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-21.
  2. ↑ Cahyani, Dewi Rina (2018-01-31). "BPOM: Viostin dan Enzyplek Ditarik Karena Mengandung Babi". Tempo. Diakses tanggal 2018-08-21.
  3. ↑ https://www.pom.go.id/mobile/index.php/view/klarifikasi/78/PENJELASAN-BADAN-POM-RI-Tentang-VIRALNYA-SURAT-INTERNAL-HASIL-PENGUJIAN-SAMPEL-SUPLEMEN-MAKANAN.html
  4. ↑ https://www.pom.go.id/mobile/index.php/view/klarifikasi/80/PENJELASAN-BPOM-RI--TERKAIT-ISU-KEAMANAN-OBAT-MENGANDUNG-POLICRESULEN-CAIRAN-OBAT-LUAR-KONSENTRAT.html
  5. ↑ "Albothyl Ditarik di Pasaran Karena Mengandung Zat Konsentrat Berbahaya dan Ada Efek Terbakar - Tribun Jateng". Tribun Jateng. 2018-02-22. Diakses tanggal 2018-08-21.
  6. ↑ prokal.co. "Albothyl Resmi Dilarang, Penarikan Di-deadline Sebulan | Bulungan Post". bulungan.prokal.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-21.[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ https://www.pom.go.id/new/files/2018/daftar-recall/22.%20Medisio%20Surat%20Keputusan%20HK.04.04.01.31.02.18.0853%20tanggal%2015%20Februari%202018.pdf

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan