Sabtu, 26 September 2026
23:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Phapros

Phapros

perusahaan asal Indonesia

Artikel ini bukan mengenai Pharos Indonesia.
PT Phapros Tbk
250px-Phapros.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaNV Pharmaceutical Processing Industries
JenisPerseroan terbatas
BEI: PEHA
IndustrIFarmasi
Kantor pusat
Indonesia Sunting ini di Wikidata
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
David Sidjabat[1]
(Direktur Utama)
Maxi Rein Rondonuwu[2]
(Komisaris Utama)
Produk
Merek
  • Antimo
  • Becefort
  • Livron B Plex
  • Noza
  • Hemorogard
  • Bioron
  • Pro TB 2
  • Pro TB 4
  • X-Gra
PendapatanRp 980,56 miliar (2020)[3]
Rp 51,42 miliar (2020)[3]
Total asetRp 1,916 triliun (2020)[3]
Total ekuitasRp 740,91 miliar (2020)[3]
PemilikPT Kimia Farma
Jumlah karyawan
1.339 (2020)[3]
Situs webwww.phapros.co.id Sunting ini di Wikidata

PT Phapros Tbk adalah anak usaha dari Kimia Farma yang bergerak di bidang produksi obat. Hingga akhir tahun 2020, perusahaan ini memproduksi lebih dari 250 jenis obat, yang mana lebih dari 170 jenis obat di antaranya merupakan hasil pengembangan sendiri (non-lisensi).[3][4] Selain itu, perusahaan juga dipercaya oleh perusahaan farmasi lain untuk memproduksi obat melalui kerja sama kontrak pembuatan produk, baik untuk kebutuhan nasional maupun kebutuhan negara lain melalui kerja sama ekspor.[5]

Sejarah

Perusahaan ini memulai sejarahnya sebagai bagian dari Oei Tiong Ham Concern (OTHC) dengan nama NV Pharmaceutical Processing Industries. Pada tanggal 21 Juni 1954, badan hukum perusahaan ini diubah menjadi perseroan terbatas (PT) dengan nama seperti sekarang. Pada tahun 1961, sesuai keputusan Pengadilan Ekonomi Semarang, pemerintah resmi menyita aset-aset OTHC yang ada di Indonesia. Pada tahun 1964, pemerintah pun membentuk Rajawali Nusantara Indonesia untuk mengelola aset-aset OTHC, termasuk perusahaan ini.

Pada bulan Desember 2018, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.[6] Pada tanggal 27 Maret 2019, Kimia Farma membeli mayoritas saham perusahaan ini dengan harga Rp 1,36 triliun,[7] sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk membentuk holding BUMN yang bergerak di bidang farmasi.[3][4]

Produk

Salah satu produk paling terkenal dari perusahaan ini adalah Antimo, obat dimenhidrinat untuk mencegah mual, muntah, vertigo dan mabuk selama perjalanan. Antimo pun menjadi salah satu merek unggulan dari perusahaan ini. Pada awal dekade 2000-an, perusahaan ini meluncurkan tiga varian baru Antimo, yakni Antimo Anak (obat mabuk perjalanan khusus anak-anak), Antimo Herbal (jamu masuk angin), dan Antimo Minyak Kayu Putih.

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". PT Phapros Tbk. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-15. Diakses tanggal 15 Januari 2022.
  2. ↑ "Dewan Komisaris". PT Phapros Tbk. Diakses tanggal 15 Januari 2022.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Phapros Tbk. Diakses tanggal 15 Januari 2022.
  4. 1 2 "Sejarah Perusahaan". PT Phapros Tbk. Diakses tanggal 15 Januari 2022.
  5. ↑ "Profil Emiten: PT Phapros Tbk (IDX: PEHA)". investasimu.com. Diakses tanggal 2021-11-28.
  6. ↑ Movanita, Ambaranie Nadia Kemala (26 Desember 2018). "PT Phapros Tbk Resmi Melantai di BEI". CNN Indonesia. Diakses tanggal 15 Januari 2021.
  7. ↑ "Akuisisi Phapros, Kimia Farma Rogoh Rp 1,36 Triliun". liputan6.com. Diakses tanggal 9 Januari 2019.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan