Senin, 26 Oktober 2026
23:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pertempuran Ipsos

Pertempuran Ipsos

Bagikan:
Pertempuran Ipsos
Bagian dari Perang Diadokhoi
330px-Battle_of_ipsus.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal301 SM
Lokasi
Hasil Antigonid dikalahkan
Pihak yang terlibat
Antigonid Makedonia
Seleukid
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Antigonos I†,
Demetrios I dari Makedonia
Prepelaos,
Lisimakhos,
Seleukos I Nikator,
Pleistarkhos
Kekuatan
45,000 infantri berat,
25,000 infantri ringan,
10,000 kavaleri,
75 gajah perang
40,000 infantri berat,
20,000 nfantri ringan,
12,000 kavaleri Persia,
3,000 kavaleri berat,
400 gajah perang,
100 kereta perang bersabit (tidak dikerahkan)

Pertempuran Ipsos adalah pertempuran yang terjadi antara beberapa Diadokhoi (para penerus Aleksander yang Agung) pada 301 SM di dekat desa Ipsos (bahasa Yunani Kuno:Ἱψός) di Frigia. Antigonos I Monofthalmos dan putranya Demetrios I dari Makedonia bertempur melawan gabungan dari tiga kawan Aleksander, yaitu Kassandros (penguasa Makedonia), Lisimakhos (penguasa Thrakia), dan Seleukos I Nikator (penguasa Babilonia dan Persia).[1]

Rujukan

  1. ↑ "Kingdoms of the Successors of Alexander: After the Battle of Ipsus, B.C. 301". World Digital Library. 1800–1884. Diakses tanggal 2013-07-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan