Minggu, 01 November 2026
04:48 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Guningtou

Pertempuran Guningtou

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pertempuran Guningtou
Bagian dari Perang Saudara Tiongkok
250px-ROC_Quemoy.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau-pulau yang dikuasai Republik Tiongkok (merah) di lepas pantai Tiongkok Daratan (abu-abu muda), relatif ke Taiwan (kuning, bagian inset). Gugusan pulau besar yang disorot merah adalah Kinmen.
Tanggal25-27 Oktober 1949
Lokasi
Hasil

Kemenangan Nasionalis

  • Terhentinya upaya Komunis untuk merebut pulau tersebut
Pihak yang terlibat
40px-Flag_of_the_Republic_of_China_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Angkatan Bersenjata Republik Tiongkok Tiongkok Tentara Pembebasan Rakyat
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Republik Tiongkok Chiang Kai-shek
Republik Tiongkok Tang Enbo
Republik Tiongkok Hu Lien
Tiongkok Mao Zedong
Tiongkok Chen Yi
Tiongkok Su Yu
Tiongkok Ye Fei
Kekuatan
Sekitar 40.000 tentara garnisun dari Tentara ke-18 Republik Tiongkok (banyak yang baru tiba setelah pertempuran), dukungan udara dari Angkatan Udara Republik Tiongkok, dukungan maritim dari Angkatan Laut Republik Tiongkok. 19.000 infanteri dari Korps Tentara ke-29 TPR dan resimen ke-244, 246, 251, 253 dari Korps Tentara ke-28 (Hanya 9.086 benar-benar mendarat); 200 kapal pendaratan (kebanyakan kapal nelayan yang disita), dukungan artileri daratan.
Korban jiwa dan kerugian

1.267 tewas
1.982 terluka[1]

2.500+ tewas (perkiraan RRT)[2]
3.873 tewas
5.175 tertawan[3]
Pertempuran utama dalam huruf tebal
Pemberontakan
Panen Musim Gugur
Baise
Guangzhou
Nanchang
Kampanye Pengepungan
Pertama
Jiangxi
Hubei-Henan-Anhui
Honghu
Hubei-Henan-Shaanxi
Shaanxi-Gansu Soviet
Kedua
Jiangxi
Hubei-Henan-Anhui
Honghu
Hubei-Henan-Shaanxi
Shaanxi-Gansu Soviet
Ketiga
Jiangxi
Hubei-Henan-Anhui
Honghu
Hubei-Henan-Shaanxi
Shaanxi-Gansu Soviet
Keempat
Jiangxi
Hubei-Henan-Anhui
Honghu Soviet
Kelima
v. Jiangxi Soviet
Hubei-Henan-Anhui
Jeda
Penekanan terhadap Bandit
Tiongkok Utara
Tiongkok Tengah dan Selatan
Tiongkok Timur
Dabieshan
Tiongkok BL
Wupin
Tiongkok Barat Daya
Longquan
Guangdong Utara
Guizhou Timur Laut
Hunan-Hubei-Sichuan
Hunan Barat
Shiwandashan
Liuwandashan
Guangxi Barat
Kampanye pulau
Quemoy
Denbu
Nan'ao
Pulau Hainan
Dongshan
Wanshan
Nanpeng
Nanri
Nanpeng
Dalushan
Dongshan
Yijiangshan
Dachen
Dong-Yin

Pertempuran Guningtou atau Pertempuran Kuningtou (Hanzi:古寧頭之役; Pinyin:Gǔníngtóu zhī Yì), juga dikenal sebagai Pertempuran Kinmen (金門戰役; Jīnmén Zhànyì), adalah sebuah pertempuran untuk memperebutkan Kinmen di Selat Taiwan semasa Perang Saudara Tiongkok pada 1949. Kegagalan pihak Komunis untuk merebut pulau itu menyebabkannya jatuh ke tangan Kuomintang (Nasionalis) dan menghancurkan peluang mereka merebut Taiwan untuk menghancurkan Nasionalis sepenuhnya dalam perang.[4][5][6]

Referensi

Kutipan

  1. ↑ 老衲 (2002). "古寧頭之役的回顧". 四海一家軍事網. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juni 2004. Diakses tanggal 2004-06-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Chinese language only. See 戰果
  2. ↑ http://baike.baidu.com/item/%E9%87%91%E9%97%A8%E6%88%98%E5%BD%B9?fr=aladdin
  3. ↑ 老衲 [2002]. See 戰果.
  4. ↑ "血戰古寧頭_1/3". YouTube. 24 Agustus 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "血戰古寧頭_2/3". YouTube. 24 Agustus 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "血戰古寧頭_3/3". YouTube. 24 Agustus 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Sumber

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik perang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan