Rabu, 04 November 2026
01:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pertempuran Blindheim

Pertempuran Blindheim

Bagikan:
Pertempuran Blindheim
Bagian dari Perang Penerus Spanyol
330px-Duke-of-Marlborough-signing-Despatch-Blenheim-Bavaria-1704.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
The Duke of Marlborough Signing the Despatch at Blenheim. Lukisan minyak oleh Robert Alexander Hillingford.
Tanggal13 Agustus 1704[1]
Lokasi48°38′0″N 10°38′0″E / 48.63333°N 10.63333°E / 48.63333; 10.63333
Hasil Kemenangan besar Aliansi Agung[2]
Pihak yang terlibat

 Inggris
 Skotlandia
 Kekaisaran Romawi Suci

 Republik Belanda
 Prancis
Bayern Elektorat Bayern
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Kerajaan Inggris Adipati Marlborough
Pangeran Eugene dari Savoia
Kerajaan Prancis Duc de Tallard (POW)
Kerajaan Prancis Ferdinand de Marsin
Bayern Maximilian II Emanuel
Kekuatan
52.000 tentara,[3]
66 senapan
56.000 tentara,
90 senapan
Korban jiwa dan kerugian
4.542 tewas,
7.942 terluka
20.000 tewas, tenggelam, atau terluka,
14.190 ditangkap

Pertempuran Blindheim (di beberapa negara disebut Pertempuran Höchstädt Kedua) adalah pertempuran besar yang meletus pada 13 Agustus 1704 selama Perang Penerus Spanyol.[1] Kemenangan besar Aliansi Agung berhasil mengamankan Wina dari ancaman tentara Prancis-Bayern, sehingga mencegah runtuhnya Aliansi Agung.

Louis XIV dari Prancis mencoba mengeluarkan Kaisar Leopold dari perang dengan merebut Wina, ibu kota Habsburg, dan berusaha memperoleh perjanjian perdamaian yang menguntungkan. Pada saat itu Wina cukup terancam: pasukan Elektor Bayern dan Marshal Marsin di Bayern mengancam Wina dari barat, sementara pasukan besar Marshal Vendôme di Italia utara dapat melakukan serangan melalui Jalur Brenner. Wina juga ditekan oleh pemberontakan Rákóczi di Hungaria di sebelah timur. Karena sadar akan ancaman ini, Adipati Marlborough memutuskan untuk membantu Wina dengan mengirim pasukannya ke arah selatan dari Bedburg.

Dengan menggunakan tipuan dan administrasi yang luar biasa untuk menyembunyikan tujuannya yang sebenarnya dari musuh dan teman sekaligus, Marlborough dapat memindahkan pasukannya sejauh 250 mil (400 kilometer) dari Negeri-Negeri Rendah ke Sungai Donau dalam waktu lima minggu. Setelah mengamankan Donauwörth di Donau, Marlborough mencoba melawan pasukan Elektor dan Marsin sebelum Marshal Tallard dapat membawa bala bantuan melalui Hutan Hitam. Namun, karena para komandan Prancis-Bayern enggan bertempur sebelum jumlah pasukan mereka dianggap cukup, Adipati melancarkan penjarahan di Bayern untuk memaksa meletusnya perempuran. Taktik ini kurang berhasil; tetapi, ketika Tallard tiba untuk memperkuat pasukan Elektor dan pasukan Pangeran Eugene datang dengan bala bantuan untuk Aliansi Agung, kedua pihak yang bertikai bertemu di tepi sungai Donau di dalam dan di sekitar desa kecil yang bernama Blindheim.

Dalam sejarah, Pertempuran Blindheim dikenal sebagai titik balik dalam Perang Penerus Spanyol. Bayern keluar dari perang, dan harapan Louis akan kemenangan yang cepat sudah pupus. Terdapat 20.000 korban jiwa di pihak Prancis, sementara 14.190 orang ditangkap (termasuk Marshal Tallard yang dibawa ke Inggris). Sebelum kampanye militer tahun 1704 berakhir, Aliansi Agung telah merebut Landau serta kota Trier dan Trarbach di Sungai Moselle untuk bersiap-siap melancarkan kampanye militer ke Prancis pada tahun berikutnya.

Catatan kaki

  1. 1 2 Semua tanggal di artikel ini menggunakan penanggalan Gregorian. Kalender Julian yang digunakan di Inggris pada tahun 1704 berbeda sebelas hari. Maka dari itu, pertempuran Blenheim meletus pada 13 Agustus (kalender Gregorian) atau 2 Agustus (kalender Julian). Dalam artikel ini, OS digunakan untuk tanggal-tanggal Julian dengan tahun yang disesuaikan dengan 1 Januari.
  2. ↑ Weighley: The Age of Battles: The Quest for Decisive Warfare from Breitenfeld to Waterloo, hlm. 87
  3. ↑ Statistik diambil dari Chandler dan Falkner. Menurut beberapa sumber terdapat 56.000 tentara sekutu dan 60.000 tentara Prancis-Bayern. Jumlah skuadron dan batalion setiap angkatan bersenjata tergantung pada sumber.

Referensi

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan