Selasa, 29 September 2026
14:42 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Persikab Bandung

Persikab Bandung

klub sepak bola di Indonesia

Bagikan:
Persikab Bandung
250px-Persikab_Logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lengkapPersatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bandung
JulukanLaskar Dalem Bandung
Pasukan Dipati Ukur
Green Wolf
Berdiri27 Juli 1963;63 tahun lalu (1963-07-27)
Stadion
PemilikPT. Persikab Bandung Bedas
Presiden KlubIndonesia Eddy Moelyo
SekretarisIndonesia Jaelani
BendaharaIndonesia H. Marlan
ManajerIndonesia Nandang Sunandar
PelatihIndonesia Rasiman
Asisten PelatihIndonesia Muslim Habibi
LigaLiga Nusantara
Liga 2 (Indonesia) 2023
Kelompok suporter
Kostum kandang
Kostum tandang

Persikab Bandung (atau singkatan dari Persatuan Sepak bola Indonesia Kabupaten Bandung) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berasal dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan didirikan pada tanggal 27 Juli 1963. Klub ini sekarang bermain di kompetisi Liga 3 Indonesia dan bermarkas di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Sejarah

Persikab Bandung berdiri pada tanggal 27 Juli 1963, walaupun sudah lama berdiri, mereka baru kembali masuk ke kompetisi sepak bola nasional ketika Bupati Kabupaten Bandung saat itu, HU Hatta Djatipermana menjabat sebagai Ketua Umum Persikab Bandung, Prestasi terbaik yang diraih Persikab Bandung adalah juara Divisi Satu Liga Indonesia pada musim 1995.

Persikab yang tergabung dalam Grup Tengah 1 Divisi Satu Liga Indonesia 1995 bersama Persitara Jakarta Utara, PSJS Jakarta Selatan, dan PSGC Ciamis, perjalanan mereka di babak 8 besar digelar di Stadion Klabat, Kota Manado. Persikab tergabung di Grup B bersama Persedikab Kediri, PSSB Bireuen, dan Persma Manado. Setelah bermain imbang 1–1 dengan Persedikab, mereka hampir dipastikan lolos ke semifinal setelah menang 4–1 atas PSSB. mereka berhasil lolos ke semifinal setelah bermain imbang 0–0 dengan Persma Manado, dan lolos ke final setelah menang 2–0 atas PSBL Langsa. Dan akhirnya mereka memenangkan Divisi Satu Liga Indonesia 1995 setelah kemenangan di babak final atas Persma Manado 2–1 dan dipromosikan ke Divisi Utama Liga Indonesia.

Pada 11 November 1999, Persib Bandung harus kalah dari rival sedaerahnya yakni Persikab Bandung di Divisi Utama Liga Indonesia 1999–2000. Laga bertajuk Derby Bandung yang berlangsung di Stadion Siliwangi itu berakhir dengan kemenangan 1–0 untuk Persikab. Gol tunggal Persikab dicetak oleh Heri Rafni Kotari pada menit ke-39.

Prestasi

Rekor musim ke musim

Musim Liga Piala Indonesia Kompetisi Kontinental Topskor tim
Komp. Main M S K GM GK Poin Pos
2022–23 Liga 2 Tidak diadakan Tidak ikut
Juara Peringkat kedua Promosi Degradasi

Official staff (2023)

Position Name
Manager Indonesia Nandang Sunandar
Technical director Indonesia Rudy William Keltjes
Head coach Indonesia I Putu Gede Suwi Santoso
Assistant coach Indonesia Rudi Hariantoko
Physical Coach Indonesia Abil Mahdi Almukhdlor
Goalkeeper Coach Indonesia Fauzal Mubaroq
Assistant Goalkepper Coach Indonesia Bayu Cahyo Wibowo
Doctor team Indonesia dr. Unggul G

Pemain

Skuad saat ini

Per 22.46, Senin, 28 September, 2026 (UTC).[3]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
1 GK  IDN Hamas Arya Pamungkas
3 DF  IDN Haikal Alhafiz
5 DF  IDN Taufik Isnan
6 DF  IDN Syahviar Amril Jadid
7 MF  IDN Rifky Dickatama
8 FW  IDN Kiki Rizki
9 FW  IDN Ivan Syahdana Putra
10 FW  IDN Faisol Yunus
11 MF  IDN Fikri Fauzan
13 DF  IDN Arief Catur Pamungkas
15 DF  IDN Airlangga Mutamasiqdina
16 DF  IDN Adam Aditya
17 FW  IDN Dwiki Mardiyanto
18 MF  IDN Ahmad Burhan
19 MF  IDN Malik Prayitno
20 GK  IDN Eko Saputro
22 MF  IDN Ibnu Hajar Alhaitami
23 MF  IDN Risky Dwiyan Apriliyanto
No. Pos. Negara Pemain
25 MF  IDN Muhammad Rifaldi
27 DF  IDN Dimas Sukarno Putra
28 MF  IDN Gusti Alfarizi
29 MF  IDN Aditia Akbar Maulana
30 GK  IDN Dida Amar
39 DF  IDN Egy Regiansyah
51 FW  IDN Ical
52 MF  IDN Roby Gumelar
66 GK  IDN Iqbal Ambani Adam
71 MF  IDN Ragil Dwi Riansyah
76 FW  IDN Feri Andriyanto
87 DF  IDN Ade Fanny Pratama
91 FW  IDN Mario Nurcahyo
99 GK  IDN Toa Meka

Suporter

Perjalanan kultur suporter di Persikab Bandung tidak dapat dilepaskan dari lahir dan berkembangnya komunitas bernama **Lulugu Green Wolf**, yang kemudian dikenal luas sebagai bagian penting dari sejarah dukungan terhadap klub kebanggaan Kabupaten Bandung tersebut.

Lahirnya Green Wolf (2004)

Lulugu Green Wolf resmi terbentuk pada 9 Juli 2004. Momentum ini menjadi tonggak konsolidasi suporter Persikab dalam wadah yang lebih terstruktur dan terorganisasi. Pada awal pembentukannya, kepengurusan Green Wolf diisi oleh:

Ketua Umum: Gaos Firdaus

Sekretaris: Aefudin

Bendahara: Dian Sapta

Struktur tersebut menunjukkan keseriusan komunitas dalam membangun fondasi organisasi yang solid. Sejak awal, Green Wolf tidak hanya hadir sebagai kelompok tribun, tetapi juga sebagai identitas kolektif yang membawa semangat loyalitas dan solidaritas.

Secara visual, Green Wolf mengusung logo kepala serigala berwarna hijau yang dibingkai lingkaran hijau muda bertuliskan “Lulugu Persikab”, dengan pita hijau di bagian bawah bertuliskan “Green Wolf”. Simbol serigala dipilih sebagai representasi militansi, kesetiaan, dan kekompakan—nilai yang menjadi ruh dalam setiap dukungan kepada Persikab.

Fase Vakum dan Kebangkitan

Seiring dinamika perjalanan klub dan komunitas, eksistensi Lulugu sempat mengalami fase vakum. Namun kecintaan terhadap Persikab tidak pernah benar-benar hilang. Sejumlah pemuda Kabupaten Bandung kemudian menggagas kebangkitan kembali Lulugu sebagai wadah perjuangan di tribun.

Kebangkitan ini dipelopori oleh Riana Putra Setiadi, Haris Mawardi, Fajar Nugraha, Ilham Surya Saputra, serta beberapa pemuda lainnya yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan dukungan suporter. Dukungan moral juga datang dari para senior Lulugu yang tetap menjaga semangat kolektif komunitas.

Dari proses konsolidasi tersebut, Lulugu kembali hidup dan menyebar ke berbagai wilayah di Kabupaten Bandung. Kebangkitan ini menjadi tonggak penting dalam menandai kembalinya eksistensi Lulugu sebagai kekuatan kultural di tribun Persikab.

Dinamika Subkelompok dan Ragam Kultur Dukungan

Dalam fase kebangkitan ini, Lulugu tidak hanya bertumbuh secara jumlah, tetapi juga berkembang secara kultural. Di bawah naungannya, bermunculan sejumlah subkelompok atau “firm” dengan identitas dan gaya dukungan yang berbeda-beda.

Sebagian subkelompok mengusung gaya militan dengan komando terpusat, ritme chant cepat, serta tabuhan drum yang konsisten sepanjang pertandingan. Mereka menjadi motor penggerak atmosfer, menjaga intensitas dukungan dari awal hingga akhir laga.

Sementara itu, ada pula subkelompok yang lebih menonjolkan kreativitas visual dan ekspresi artistik. Spanduk tematik, mural, hingga variasi lagu dukungan menjadi ciri khas mereka dalam memperkaya warna tribun. Di sisi lain, beberapa firm membawa identitas kewilayahan—merepresentasikan kecamatan atau komunitas tertentu di Kabupaten Bandung—sehingga dukungan terhadap Persikab makin berakar pada kebanggaan lokal.

Keberagaman kultur tersebut tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan memperkuat mozaik dukungan Lulugu secara keseluruhan. Perbedaan gaya menyatu dalam satu tujuan: memberikan dukungan maksimal bagi Persikab dan menjaga marwah tribun.

Transformasi Menjadi Lulugu Persikab Fans

Sebagai bagian dari proses pembaruan identitas, Lulugu Green Wolf kemudian bertransformasi menjadi "Lulugu Persikab Fans". Perubahan nama ini dilakukan untuk mempertegas jati diri komunitas sebagai kelompok pendukung Persikab Kabupaten Bandung.

Meski nama mengalami perubahan, simbol kepala serigala tetap dipertahankan sebagai identitas historis yang melekat sejak 2004. Keputusan tersebut mencerminkan kesinambungan antara generasi awal Green Wolf dengan generasi baru Lulugu.

Kini, Lulugu Persikab Fans berdiri sebagai representasi regenerasi dan konsistensi. Dalam lanskap suporter sepak bola daerah, kisah Lulugu menjadi potret bagaimana loyalitas, identitas, dan semangat kolektif dapat bertahan melewati pasang surut zaman. Bagi mereka, mendukung Persikab bukan sekadar hadir di stadion, melainkan merawat sejarah, menjaga solidaritas, dan mempertahankan kebanggaan daerah.

Rivalitas

Persikab Bandung mempunyai rivalitas dengan PSKC Cimahi dan Persib Bandung yang disebut sebagai Derbi Bandung Raya.

Finansial

Persikab merupakan salah satu dari sekian klub di Indonesia yang masih mendapatkan bantuan dana dari pemerintah daerah. Hingga saat ini semua dana operasional Persikab didapatkan dari APBD Kabupaten Bandung, hanya saja dalam kebutuhan apparel-nya Persikab memercayakan kepada before clothes dengan menjalin kerja sama sebagai pemasok apparel mulai dari kostum pertandingan, latihan, dan lain-lain. Persikab Bandung kini dikelola oleh perusahaan swasta.

Referensi

  1. ↑ "Profil Persikab". Diakses tanggal 28 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ RS, Muhammad Fauzi. "Tekuk Bandung United 2–0, Persikab Kabupaten Bandung Keluar Sebagai Juara Liga 3 Zona Jawa Barat". galamedia.pikiran-rakyat.com. Diakses tanggal 22 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Squad Persikab Bandung Liga 3 2021-2022". Instagram. Diakses tanggal 26 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Tim nasional
Kompetisi klub
Liga
Piala
Kompetisi
kelompok umur
Kompetisi wanita
Kompetisi futsal
Kompetisi
internasional
Kompetisi
yang tidak aktif
Liga
Piala
Kompetisi
internasional
Super League
120px-Coat_of_arms_of_West_Java.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Championship
Liga Nusantara
Liga 4 2025 Seri 1
Liga 4 2025 Seri 2
Piala Soeratin 2026
Tidak Aktif
Pindah asosiasi
Ikon rintisan

Artikel bertopik klub sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan