| Nama lengkap | Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta Barat | ||
|---|---|---|---|
| Julukan | Cupang Serit Bunga Anggrek Pasukan Barat | ||
| Berdiri | Maret 11, 1975;51 tahun lalu (1975-03-11) sebagai Persija Selbar (bergabung dengan PSJS Jakarta Selatan) 1979;47 tahun lalu (1979) sebagai PS Jakarta Barat 2016;10 tahun lalu (2016) sebagai Persija Barat | ||
| Stadion | Stadion Cendrawasih Cengkareng, Jakarta Barat (Kapasitas: 1.000) | ||
| Pemilik | PT. Jakarta Prima Bola | ||
| Ketua | Ruslan | ||
| Manajer | Yoan Siska | ||
| Pelatih | Hagana Karo | ||
| Liga | Liga 4 DKI Jakarta | ||
| |||
Persija Barat (atau singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Jakarta Barat) adalah Tim sepak bola Indonesia yang berasal dari Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Mereka bermain di Liga 4 DKI Jakarta.[1][2]
Sejarah
Persija Barat dahulu tergabung dengan PSJS dengan nama Persija Selbar (Jakarta Selatan-Jakarta Barat). Persija Selbar berdiri karena adanya pembentukan Komisi Daerah PSSI DKI Jakarta. Saat itu Jakarta yang awalnya tergabung dengan Komisi Daerah Jawa Barat berpisah ketika kota praja Jakarta mengubah status otonominya menjadi Provinsi. Persija Selbar berdiri dan diresmikan pada 11 Maret 1975 dengan Surowo sebagai Ketua Persija Selbar.
Sebagai tim baru, Persija Selbar banyak dibantu pengurus Persija seperti F. Hutasoit yang merupakan tokoh Persija dari tim internal PS Jayakarta. Aktivitas klub lebih banyak dilakukan di Stadion Bulungan, Jakarta Selatan.
Seiring berjalannya waktu, Selatan dan Barat memutuskan untuk memisahkan diri. Selatan menjadi PSJS Jakarta Selatan, sedangkan Barat menjadi Persija Barat sempat berganti nama menjadi PS. Jakarta Barat pada musim kompetisi Liga 2011 tetapi di 2016 kembali mengubah nama menjadi Persija Barat dan memilih Stadion Cendrawasih Cengkareng menjadi home basenya. [3]
Prestasi
Prestasi tertinggi Persija Barat berhasil lolos divisi dua 2011 dan tembus divisi satu Liga Indonesia 2012. Namun masalah finansial membuat banyak pemain keluar dan membuat club terpuruk, masalah finansial disebabkan persijabarat kurang mendapat perhatian pemkot ataupun Pemprov saat semua club daerah masih menggunakan dana APBD ketika itu.
Referensi
- ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-13. Diakses tanggal 2016-07-12.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) - ↑ "Tahun Depan, Persija Barat FC Akan Gelar Kompetisi Internal". Tribunnews.com. Super Skor. 29 April 2016. Diakses tanggal 20 Oktober 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ https://bolalob.com/read/118510/persija-barat-membangun-rumah-pesepak-bola-muda-jakarta-bagian-4
Pranala luar
Tim sepak bola di DKI Jakarta | |
|---|---|
| Super League |
|
| Championship | - |
| Liga Nusantara | |
| Liga 4 | |
| Tidak Aktif | |
| Tim |
| ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Musim | |||||||||
Penyelenggara : Asosiasi Provinsi PSSI (2014–2024), I-League (sebelumnya PT Liga Indonesia Baru) (2024–) | |||||||||
| Putaran pra-nasional | - | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Putaran provinsi |
| ||||||||
Artikel bertopik klub sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |