Minggu, 18 Oktober 2026
10:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Persetujuan Jenewa

Persetujuan Jenewa

Bagikan:
250px-1954_Geneva_Conference.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Amerika Serikat mengirimkan perwakilan dalam persetujuan ini, teapi tidak ikut menandatangani

Persetujuan Jenewa (Inggris: Geneva Accord) adalah persetujuan yang dilakukan pada Mei 1954 untuk mengehentikan peperangan di Indocina, Laos, Kamboja dan Vietnam.[1] Persetujuan ini dihadiri oleh Cina, Inggris, Prancis, Laos, Kamboja, Vietnam Utara dan Vietnam Selatan.[1] Sidang-sidang konferensi dipimpin bergantian oleh menteri-menteri luar negeri Inggris dan Uni Soviet.[1]

Setelah melakukan negosiasi yang intensif sejak 8 Mei 1954, sehari setelah jatuhnya pasukan Prancis di Dien Bien Phu, kesepakatan akhirnya ditandatangani pada tanggal 21 Juli oleh perwakilan Prancis Vietnam, Laos dan Kamboja.[2] Ketentuan utama dalam kesepakatn tersebut adalah adanya garis gencatan senjata (membagi vietnam menjadi dua) dan penarikan pasukan di daerah tersebut.[2] Selain itu, Komite Pengawas Internasional yang terdiri dari Kanada, India, dan Polandia dibentuk untuk melaksanakan perdamaian.[1] Pasukan Laos dan Kamboja juga dievakuasi karena pada tahun 1955 akan diadakan pemilihan umum yang bebas di Vietnam.[2] Pemilihan umum tersebut diselenggarakan di bawah pengawasan komite.[2] Tentara Prancis pun dapat ditempatkan jika pemerintah Laos atau Kamboja memintanya.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 4 5 "Geneva Accords". Diakses tanggal 24 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan