Rabu, 14 Oktober 2026
06:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Pers bohong

Bagikan:
Artikel atau bagian ini sedang dalam perubahan besar untuk sementara waktu. Untuk menghindari konflik penyuntingan, dimohon jangan melakukan penyuntingan pada halaman ini selama pesan ini ditampilkan.
Halaman ini terakhir disunting pada 10.52, 6 Juni 2025 (UTC) (16 bulan lalu) – (hapus singgahan). Pesan ini dapat dihapus jika halaman ini sudah tidak disunting dalam beberapa jam. Jika Anda adalah penyunting yang menambahkan templat ini, harap diingat untuk menghapusnya setelah selesai atau menggantikannya dengan {{Akan dikerjakan}} di antara masa-masa menyunting Anda.

Pers bohong merupakan suatu istilah yang digunakan untuk merendahkan atau menyerang kerja-kerja jurnalistik dan juga media massa secara umum. [1] Istilah telah digunakan sejak pada abad ke-19 di Jerman dengan sebutan Lügenpresse. [2]

Sejarah

Selama perang dunia pertama, politikus Jerman menggunakan istilah ini dengan tujuan merendahkan media khususnya media luar. Mereka juga menyebut pemberitaan yang diterbitkan dari media luar Jerman sebagai propaganda dari pihak lawan. [3] Jerman Nazi kemudian menggunakan istilah pers bohong sebagai propaganda untuk melawan kelompok yahudi, komunis, dan juga media pers dari luar negeri. Pada tahun 1922, Adolf Hitler menggunakan istilah yang sama untuk menuduh pers yang terafiliasi dengan Marxist. [4]

Referensi

  1. ↑ "Lügenpresse: The lying press and German journalists' responses to a stigma". Grady (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-12-09.
  2. ↑ "Most Germans Think the Press Is Lying to Them About Refugees". Der Spiegel (dalam bahasa Inggris). 2016-02-24. ISSN 2195-1349. Diakses tanggal 2024-12-09.
  3. ↑ Danksagung. transcript Verlag. 2016-12-31. hlm. 367–368. ISBN 978-3-8394-3406-2.
  4. ↑ "Wilhelm II. | Die Kaiserzeit | Der Kaiser in der Kritik: Wilhelm II. und der Nationalsozialismus". www.wilhelm-der-zweite.de. Diakses tanggal 2024-12-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan