Senin, 02 November 2026
11:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Perasaan Perempuan

film Indonesia tahun 1990

Bagikan:
Perasaan Perempuan
SutradaraMaman Firmansjah
ProduserLucy Sukardi
Ditulis olehPutu Wijaya
Titie Said
Berdasarkan
Perasaan Perempuan
oleh Titie Said
PemeranSally Marcelina
Rano Karno
Marissa Haque
Deddy Mizwar
Leroy Osmani
Vivi Samodro
Penata musikEmbie C Noer
Kemal Redha
SinematograferBambang Trimakno
EditorE Mukhsin Hamzah
Perusahaan
produksi
Cipta Permai Indah Film
Tanggal rilis
  • 1990 (1990)
Durasi91 menit
Negara Indonesia
BahasaIndonesia

Perasaan Perempuan adalah film drama Indonesia yang dirilis tahun 1990. Di sutradarai oleh Maman Firmansjah dan di bintangi Sally Marcelina, Rano Karno, Marissa Haque, Deddy Mizwar, Leroy Osmani, Vivi Samodro.

Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Perasaan Perempuan karya novelis Indonesia, Titie Said.

Sinopsis

Anita (Sally Marcelina) dalam keadaan sakit-sakitan mendatangi bekas suaminya, Sutopo (Rano Karno), untuk minta izin menengok anaknya yang ditinggalkannya sejak bayi. Sutopo menolak. Dan kisah kembali ke masa awal. Perkawinan "paksa" Sutopo- Anita karena kemauan ibu Sutopo, tidak bahagia. Sutopo sibuk dengan kerja, hingga Anita kembali pada pacar lamanya, Freddy (Leroy Osmani), yang lalu mengajaknya lari. Ternyata Freddy ini bajingan dan penjudi. Karena kalah judi, Anita dijadikan bayaran kekalahannya. Anita atas dorongan Freddy malah jadi pelacur kelas tinggi sampai kelas pinggir jalan pada masa tuanya, bahkan rumahnya digusur, sementara Freddy ditahan polisi. Kisah ini dijalin dengan Sutopo yang membesarkan anaknya Farida alias Ayang (Deasy Mulyadi, Vivi Samodro). Pada usia sekitar lima tahun, Ayang sangat merindukan ibunya. Anita yang dicari tak ketemu, hingga akhirnya Sutopo minta pacar lamanya, Mirna (Marissa Haque), untuk jadi ibu Ayang. Pada usia 17, Ayang mendengar pembicaraan orangtuanya, hingga ia lalu mencari ibu kandungnya sesuai dengan informasi dari tetangganya. Di Jakarta pencarian tak ketemu, meski mereka sudah saling berpapasan. Sahabat Sutopo, Amir (Deddy Mizwar) lalu mengarang cerita bahwa yang dimaksud tetangganya itu adalah pengasuhnya. Cerita yang sama anehnya kembali diulang oleh Anita di akhir film, waktu Ayang menemui ayahnya di kantor dan ketemu dengan Anita. Ayang curiga dengan sikap Anita dan lalu mengejar Anita di jalan dan memanggil mama.[1]

Pemeran

Referensi

  1. ↑ "Perasaan Perempuan (1990)". filmindonesia.or.id.
Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan