Sabtu, 24 Oktober 2026
06:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Perang Saudara Austria

Perang Saudara Austria

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Saudara Austria
Bagian dari Periode antar perang
330px-Bundesarchiv_Bild_102-00805%2C_Wien%2C_Februark%C3%A4mpfe%2C_Bundesheer_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Angkatan Darat Federal di Wina pada 12 Februari 1934
Tanggal12 Februari 1934 – 16 Februari 1934
Lokasi
Berbagai kota di Austria
Hasil Kemenangan kelompok austrofasis
Penghapusan sistem multipartai
Konsolidasi kekuasaan Barisan Tanah Air
Pihak yang terlibat

SDAPÖ

KPÖ

Austria Republik Austria Pertama

Pemimpin atau tokoh terkemuka
Richard Bernaschek
Ludwig Bernaschek
Engelbert Dollfuss
Emil Fey
Kekuatan
80.000 di seluruh Austria[1]
17.500 pasukan di Wina[2]
Seluruh angkatan darat, polisi, gendarmerie, dan pasukan Heimwehr
Korban jiwa dan kerugian
Diperkirakan sekitar 137[2]
196[3] hingga 1.000 tewas[4]
399 wounded[2]
10 executed later[3]
Diperkirakan sekitar 105[2] hingga 118 tewas dalam pertempuran[3]
319 terluka[2]

Perang Saudara Austria (bahasa Jerman:Österreichischer Bürgerkrieg[5]) adalah sebuah konflik yang melibatkan faksi sosialis melawan kelompok nasionalis-fasis dari tanggal 12 hingga 16 Februari 1934. Bentrok dimulai di kota Linz dan kemudian menyebar ke kota Wina, Graz, Bruck an der Mur, Judenburg, Wiener Neustadt, Steyr, serta kota-kota industri lain di Austria tengah dan timur.

Pemicu peristiwa ini adalah pelarangan Schutzbund yang merupakan milisi kelompok sosialis dan perlawanan pemimpin Schutzbund Richard Bernaschek terhadap upaya pelucutan senjata mereka di Hotel Schiff, Linz. Konflik ini mengakibatkan kematian ratusan orang di pusat-pusat industri Austria dan juga menjadi dalih bagi pemerintahan Engelbert Dolfuss untuk melarang Partai Demokrat Sosial dan perserikatan-perserikatan dagang yang terkait. Kemudian, pada Mei 1934, kelompok konservatif Dolfuss mengganti konstitusi demokratik Austria menjadi konstitusi korporatis yang terinspirasi dari kelompok fasis Benito Mussolini di Italia. Maka dari itu lahirlah rezim otoriter Ständestaat, walaupun rezim ini pada akhirnya dibubarkan oleh Jerman Nazi selama peristiwa Anschluss pada tahun 1938.

Catatan kaki

  1. ↑ Jelavich 183.
  2. 1 2 3 4 5 Brook-Shepherd 281.
  3. 1 2 3 Jelavich 202.
  4. ↑ Lehne 136.
  5. ↑ Peter Huemer: Das 34er-Jahr: Widerstand und Heroismus, in: Tageszeitung Der Standard, Wien, 12. Februar 2014, S. 35, und Website des Blattes vom 11. Februar 2014

Daftar pustaka

  • Erika Weinzierl: Der Februar 1934 und die Folgen für Österreich. Picus Verlag, Wien 1994, ISBN3-85452-331-9
  • Irene Etzersdorfer / Hans Schafranek (Hrsg.): Der Februar 1934 in Wien. Erzählte Geschichte. Verlag Autorenkollektiv. Wien 1984, ISBN3-85442-030-7
  • Hans Schafranek, "Die Führung waren wir selber" — Militanz und Resignation im Februar 1934 am Beispiel Kaisermühlen, in: Helmut Konrad/Wolfgang Maderthaner (Hrsg.), Neuere Studien zur Arbeitergeschichte, Bd. II: Beiträge zur politischen Geschichte, Wien 1984, S. 439–69.
  • Stephan Neuhäuser (Hrsg.): “Wir werden ganze Arbeit leisten“ — Der austrofaschistische Staatsstreich 1934. Books on Demand, Norderstedt 2004, ISBN3-8334-0873-1
  • Emmerich Tálos, Wolfgang Neugebauer (Hrsg.): Austrofaschismus. Politik, Ökonomie, Kultur. 1933–1938. 5. Auflage. LIT Verlag, Wien 2005, ISBN3-8258-7712-4
  • Robert Streibel: Februar in der Provinz. Eine Spurensicherung zum 12. Februar 1934 in Niederösterreich, Grünbach Edition Geschichte der Heimat 1994, ISBN3-900943-20-6.
  • Strohal, Eberhard (1988). Die Erste Republik (series title: kurz & bündig). Vienna: hpt-Verlag.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan