Minggu, 18 Oktober 2026
16:45 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Perang Salib Baron

Perang Salib Baron

Bagikan:
Perang Salib Baron
Bagian dari Perang Salib
330px-Map_Crusader_states_1240-eng.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menggambarkan keuntungan yang dibuat oleh perang salib
Warna merah: Negara Perang Salib pada tahun 1239; Warna Merah Muda: Wilayah yang diperoleh pada tahun 1239–41
Tanggal1239–1241
Lokasi
Hasil Kerajaan Yerusalem kembali ke ukuran terbesar sejak tahun 1187
Perubahan
wilayah
Kristen menegosiasikan kembalinya Yerusalem, Ashkelon, Sidon, Tiberias, sebagian besar Galilea,[1] Betlehem, dan Nazaret
Pihak yang terlibat
 Kerajaan Prancis
 Kerajaan Inggris
 Kerajaan Yerusalem

Ayyubiyah dari Damaskus

Ayyubiyah dari Mesir
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Teobaldo I dari Navarra

Richard dari Cornwall

Gauthier IV dari Brienne

As-Salih Ismail

As-Salih Ayyub

Perang Salib Baron, juga disebut Perang Salib 1239, merupakan sebuah ekspedisi yang diselenggarakan oleh kaum bangsawan Prancis menyusul permohonan Paus Gregorius IX untuk melindungi Yerusalem. Perang ini dipersiapkan dengan baik secara militer, tetapi tidak siap secara diplomatis dan diarahkan oleh comte Champagne yang tidak memiliki kepekaan politis, ia tidak membawa hasil apapun kepada Tentara Salib. Karena beberapa alasan yang tidak diketahui,[2] perang ini tidak dianggap sebagai perang salib penuh. Perang ini terdiri dari pasukan yang mengesankan, tetapi angka-angka perkiraan sering berbeda.

Referensi

  1. ↑ Madden 2006, hlm. 168.
  2. ↑ Mungkin karena itu hanya terdiri dari sebagian kaum bangsawan dari satu negara.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan