Minggu, 01 November 2026
00:12 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Perang Anti-Fengtian

Perang Anti-Fengtian

Bagikan:
Perang Anti-Fengtian
Bagian dari Era Panglima Perang
330px-Chinese_warlords_1925.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiongkok sebelum Perang Anti-Fengtian
TanggalNovember 1925 – April 1926
Lokasi
Tiongkok Utara
Hasil Kemenangan Fengtian dan Zhili
Pihak yang terlibat
Guominjun
Didukung oleh:
Uni Soviet[1][2]
Republik Tiongkok (1912–1949) Kelompok Fengtian
Republik Tiongkok (1912–1949) Kelompok Zhili
Didukung oleh:
 Kekaisaran Jepang
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Feng Yuxiang Republik Tiongkok (1912–1949) Zhang Zuolin
Republik Tiongkok (1912–1949) Wu Peifu
Pasukan yang terlibat
Tentara Guominjun
Para penasihat Tentara Merah[2]

Tentara Fengtian

Pasukan Zhili

Perang Anti-Fengtian (Hanzi:反奉战争; Pinyin:Fan Feng Zhan Zheng) adalah perang saudara besar terakhir di masa Republik Tiongkok di dalam pemerintah Beiyang utara sebelum Ekspedisi ke Utara. Perang yang dilancarkan oleh Guominjun melawan Kelompok Fengtian dan sekutunya Kelompok Zhili ini berlangsung dari November 1925 hingga April 1926. Perang berakhir dengan kekalahan Guominjun sehingga berakhir pula pemerintahan eksekutif sementara. Perang ini juga sering disebut Perang Guominjun-Fengtian (国奉战争, Guó fèng zhànzhēng) atau Perang Zhili-Fengtian Ketiga (第三次直奉战争, Dì sān cì zhí fèng zhànzhēng).

Referensi

  1. ↑ Lenkoff & Raymond (1967), hlm. 24. sfnp error: tanpa target: CITEREFLenkoffRaymond1967 (bantuan)
  2. 1 2 3 Kössler (1988), hlm. 118. sfnp error: tanpa target: CITEREFKössler1988 (bantuan)


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan