Senin, 19 Oktober 2026
00:32 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Pentakromasi

Bagikan:

Pentakromasi atau pentakromatisme adalah kemampuan dan kapasitas dalam menangkap, mengirimkan, memproses dan memahami lima informasi dari kanal warna yang berbeda dalam sebuah sistem penglihatan. Makhluk yang memiliki pentakromatik dapat melihat paling tidak lima rentang panjang gelombang yang berbeda. Sebagai perbandingan, manusia memerlukan kombinasi panjang gelombang warna merah, hijau dan biru untuk menentukan warna (trikromatik). Sesuatu (mis. mata atau penglihatan) yang memiliki sifat pentakromasi disebut pentakromatik, sedangkan seseorang yang memiliki mata atau penglihatan pentakromatik disebut pentakromat.

Pentakromasi pada retina berarti adanya lima jenis sel kerucut yang memiliki kemampuan menyererap spektrum yang berbeda. Pada kenyataannya, jumlah sel kerucut mungkin lebih dari lima, karena beberapa jenis akan aktif pada rentang intensitas panjang gelombang radiasi elektromagnet.

Hewan pentakromatik

Beberapa burung dan kupu-kupu memiliki lima atau lebih reseptor warna di retina mereka sehingga mereka dipercaya memiliki penglihatan pentakromatik.[1] Penelitian juga membuktikan bahwa lamprey juga merupakan hewanpentakromatik.[2]

Teori pentakromatik

Menurut Jay Neitz, peneliti spektrum dari University of Washington, tiga sel kerucut utama dalam retina manusia - panjang, menengah, pendek - masing masing dapat membedakan 100 intensitas cahaya, sehingga secara keseluruhan mata manusia bisa membedakan satu juta warna.[3] Dalam teori pentakromatik, jika diasumsikan masing-masing sel kerucut mampu membedakan 100 intensitas cahaya, maka secara keseluruhan mereka mampu membedakan 10 miliar warna.[4]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Wavelength discrimination in the ‘visible’ and ultraviolet spectrum by pigeons, Jacky Emmerton1, and Juan D. Delhis, Journal of Comparative Physiology A: Neuroethology, Sensory, Neural, and Behavioral Physiology. Volume 141, Number 1. March, 1980[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ Functional characterization, tuning, and regulation of visual pigment gene expression in an anadromous lamprey -- Davies et al., 10.1096/fj.06-8057com -- The FASEB Journal
  3. ↑ Mark Roth (September 13, 2006]). "Some women who are tetrachromats may see 100,000,000 colors, thanks to their genes". Pittsburgh Post-Gazette.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ "Color Vision:Almost Reason for Having Eyes" by Jay Neitz, Joseph Carroll, and Maureen Neitz Optics & Photonics News January 2001 1047-6938/01/01/0026/8- Optical Society of America

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan