Minggu, 27 September 2026
06:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Peniti

Peniti

250px-Safety_Pin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peniti.

Peniti adalah sebuah variasi dari jarum yang dilengkapi dengan mekanisme pegas sederhana dan cantelan. Cantelan ini berfungsi ganda, pertama untuk membentuk ikatan tertutup sehingga bisa bisa mengencangkan cocok pada bahan yg akan dikencangkan, kedua sebagai penutup ujung cocok yang runcing sehingga tidak membahayakan pengguna. Peniti sering digunakan untuk menggabungkan bahan kain.

Asal

Peniti kuno berasal dari Mycenaeans sejak abad ke-14 sebelum masehi (akhir zaman Mycenaean III). Dikenal dengan nama fibulae (fibula) dan digunakan untuk fungsi yang sama seperti peniti modern. Faktanya, fibulae pertama pada abad 14 dan 13 sebelum masehi berbentuk seperti peniti. Fibulae asli dijelaskan dalam buku karya Chr. Blinkenberg's 1926 Fibules grecques et orientales.

Peniti diciptakan kembali pada Juli 1849 oleh Walter Hunt, seorang penemu asal Amerika. Hak cipta peniti ini telah dijual seharga $400.[1]

Kebudayaan

Menurut Dick Hebdige, sejak pertengahan 1970-an di Britania Raya, sub-kebudayaan punk telah memasukkan peniti dalam gaya punk mereka untuk menunjukkan kaum muda kelas pekerja setelah perang. Gaya penampilan ini diambil dari Richard Hell yang pernah dilihat oleh kaum punk di majalah punk dan tempat-tempat lain.[2]

Catatan

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-09-01. Diakses tanggal 2007-10-22.
  2. ↑ Menurut beberapa dokumenter dan Malcolm McLaren, yang menyatakan bahwa gaya ini didasarkan pada kesan yang ditangkap dari Richard Hell saat ia di New York mengelola The New York Dolls.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Safety pins.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan