Rabu, 28 Oktober 2026
14:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pengepungan Masada

Pengepungan Masada

Bagikan:
Pengepungan Masada
Bagian dari Perang Yahudi-Romawi Pertama
330px-Israel-2013-Aerial_21-Masada.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taman Nasional Masada
TanggalAkhir 72 – awal 73 (tanggal tradisional)
Akhir 73 – awal 74 SM (tanggal yang diproposalkan)[1][2]
Lokasi
Hasil Kemenangan Romawi
Pihak yang terlibat
Yahudi Sicarii Kekaisaran Romawi
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Eleazar ben Ya'ir Lucius Flavius Silva
Kekuatan
967, termasuk non-kombatan 4,800 Legio X Fretensis
4,000–10,000 auksilier dan budak
Korban jiwa dan kerugian
960 tewas, 7 ditangkap (2 wanita, 5 anak-anak) Tidak diketahui

Pengepungan Masada adalah salah satu peristiwa akhir dari Perang Yahudi-Romawi Pertama, yang terjadi dari 73 sampai 74 Masehi di puncak bukit besar di Israel pada masa sekarang. Pengepungan tersebut dikisahkan oleh Flavius Josephus, seorang pemimpin pemberontak Yahudi yang ditangkap oleh Romawi, dimana ia kemudian menjadi sejarawan. Menurut Josephus, pengepungan panjang oleh pasukan Kekaisaran Romawi tersebut berujung pada bunuh diri massal dari para pemberontak Sicarii dan para pemukim keluarga Yahudi dari benteng Masada.

Latar belakang

Masada merupakan suatu "bukit datar berbentuk semacam tablet" yang "menjulang, tersendiri, dan tampaknya sangat sukar ditembus".[3][4] Benteng Masada telah dirujuk sebagai suatu tempat di mana Daud beristirahat, setelah "fled from his father-in-law, King Saul".[5]

Flavius Yosefus, seorang Yahudi yang lahir dan dibesarkan di Yerusalem, merupakan satu-satunya sejarawan yang menuliskan detail mengenai pemberontakan orang Yahudi terhadap Romawi dan satu-satunya yang mencatat kejadian di Masada. Setelah ditangkap dalam Pengepungan Yodfat dan kemudian dibebaskan oleh Vespasian, Yosefus menuliskan sejarah penyerangan Romawi di Palestina.[6] Yosefus tampaknya mendasarkan catatannya pada laporan-laporan komandan lapangan pasukan Romawi.[7]

Warisan

Pengepungan Masada sering dikenang pada masa Israel modern sebagai "simbol kepahlawanan Yahudi".[8] Menurut Klara Palotai, "Masada menjadi simbol perjuangan terakhir ('last stand') bagi Negara Israel dan memainkan peran penting bagi Israel dalam membangun identitas nasional".[9] Masada pernah menjadi tempat pengenangan oran g Israel, tetapi sekarang "orang Israel [telah] menjadi kurang nyaman mengagungkan bunuh diri massal dan mengidentifikasikan diri dengan orang beragama fanatik".[10] Ada pula diskusi mengenai para pejuang pembela Masada, apakah mereka adalah "pahlawan utama pemberontakan Yahudi melawan Romawi, atau sekelompok pembunuh yang menjadi korban operasi pembersihan Romawi yang terakhir".[11]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Campbell, Duncan B. (1988). "Dating the Siege of Masada". Zeitschrift für Papyrologie und Epigraphik. 73 (1988): 156–158. JSTOR 20186870.
  2. ↑ Cotton, Hannah M. (1989). "The Date of the Fall of Masada: The Evidence of the Masada Papyri". Zeitschrift für Papyrologie und Epigraphik. 78 (1989): 157–162. JSTOR 20187128.
  3. ↑ Dalam bahasa Inggris: "a lozenge-shaped table-mountain" that is "lofty, isolated, and to all appearance impregnable".
  4. ↑ Richmond, I. A. (1962). "The Roman Siege-Works of Masada, Israel". The Journal of Roman Studies. 52. Washington College. Lib. Chestertown, MD.: Society for the Promotion of Roman Studies: 142–155. doi:10.2307/297886. JSTOR 297886. OCLC 486741153.
  5. ↑ Zeitlin, Solomon (1965). "Masada and the Sicarii". The Jewish Quarterly Review. 55 (4). Washington College. Lib. Chestertown, MD: University of Pennsylvania Press: 299–317. doi:10.2307/1453447. JSTOR 1453447.
  6. ↑ Josephus, Flavius (1974). Wasserstein, Abraham (ed.). Flavius Josephus: Selections from His Works (Edisi 1st). New York: Viking Press. hlm. 186–300. OCLC 470915959.
  7. ↑ Stiebel, Guy D. "Masada" Encyclopaedia Judaica Ed. Michael Berenbaum and Fred Skolnik. 2nd ed. Vol. 13. Detroit: Macmillan Reference USA, 2007. 593-599. Gale Virtual Reference Library.
  8. ↑ Isseroff, Amy (2005–2009). "Masada". Zionism and Israel – Encyclopedic Dictionary. Zionism & Israel Information Center. Diakses tanggal 23 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Palotai, Klara (2002). "Masada – the changing meaning of a historical site/archeological site in the reflection of a nation's changing history". Politics of the Performance Space. artsacpeweb.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-12-22. Diakses tanggal 23 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Kantrowitz, Jonathan (25 Juni 2007). "Solved mystery of Masada remains". Archaeology News Report. archaeologynewsreport.blogspot.com. Diakses tanggal 23 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Cockburn, Patrick (30 Maret 1997). "Ancient battle divides Israel as Masada 'myth' unravels". The Independent. Diakses tanggal 23 Mei 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan