Selasa, 03 November 2026
10:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Pengepungan Kamacha

Bagikan:
Konflik-konflik perdana

Penaklukan Kaum Muslim atas Syam

Penaklukan Kaum Muslim atas Mesir

Penaklukan Kaum Muslim atas Afrika Utara

Invasi Khilafah Bani Umayyah
atas Anatolia dan Konstantinopel

Perang perbatasan Arab–Romawi Timur

Sisilia dan Kawasan Selatan Italia

Perang dan penyerbuan di laut

Usaha penaklukan kembali oleh Kekaisaran Romawi Timur

Pengepungan Kamacha yang dilaksanakan oleh Kekhalifahan Abbasiyah berlangsung di musim gugur pada tahun 766, yang melibatkan pengepungan yang strategis dan penting terhadapbenteng Bizantium yang berlokasi di Kamacha di tepi timur sungai Efrat, serta penyerbuan skala besar di arah timur Cappadocia oleh bagian dari tentara penaklukan dari Kekalifahan Abbasiyah. Kedua upaya tersebut gagal gagal, dengan pengepungan yang berlarut hingga musim dingin sebelum ditinggalkan dan pasukan penyerbu menjadi terkebung dan dikalahkan secara telak oleh Bizantium. Kampanye ini adalah salah satu operasi pertama dengan skala besar oleh Abbasiyah melawan Byzantium, dan juga merupakan salah satu dari beberapa kampanye selama Peperangan Romawi Timur-Arab di mana banyak sumber-sumber informasi berbahasa Latin dan Arab ada yang bertahan dan ditemukan, meskipun amatlah jarang populasinya.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan