Sabtu, 17 Oktober 2026
06:44 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Penerbit permainan video

Bagikan:

Penerbit permainan video adalah perusahaan yang menerbitkan permainan video yang dikembangkan sendiri secara internal atau eksternal oleh pengembang permainan video. Seperti penerbit buku atau DVD, penerbit permainan video juga bertanggung jawab atas pembuatan dan pemasaran produk mereka, termasuk riset pemasaran dan segala jenis iklan.

Karena sering membiayai pengembangan, penerbit juga kadang mencoba mengelola risiko pengembangan dengan manajer proyek untuk memantau, memberi kritik, dan membantu seperlunya. Kebanyakan permainan video dibuat oleh pengembang permainan video eksternal dengan membayar royalti secara berkala. Pembayaran di muka ini diberikan ketika pengembang mencapai tahap tertentu dalam pengembangannya.

Saat ini konsumen membeli permainan yang terkenal namun tidak berkualitas tinggi, dan karena itu penjualan permainan lain dengan genre yang sama menurun. Hal ini membuat anggaran pengembangan permainan terlalu besar, karena setiap penerbit bersaing menjadi nomor satu dalam tiap kategori. Hal ini juga memaksa penerbit untuk fokus pada pada seri waralaba yang sukses daripada membuat game baru, beberapa penerbit seperti Activision Blizzard dan Electronic Arts mendapat banyak kritik karena mengakuisisi studio lain dan menugaskan mereka untuk mendukung waralaba utama.[1][2]

Permainan video menjadi semakin mahal untuk diproduksi. Walaupun konsol generasi saat ini memiliki kemampuan grafis yang lebih maju daripada sebelumnya, tetapi membutuhkan tim yang jauh lebih besar f dapat mengambil keuntungan dari kemampuan tersebut.

Referensi

  1. ↑ "Activision Reduces Prototype Devs To "Support" Role, Significantly Reduces Staff Levels". thesixthaxis. 28-06-2012. Diakses tanggal 28-08-2017.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  2. ↑ "Activision cuts staff at 'Prototype' video game studio". USA TODAY. 28-06-2012. Diakses tanggal 28-08-2017.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan