Senin, 19 Oktober 2026
08:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Penghuni Bumi

penghuni planet Bumi, yaitu segala bentuk kehidupan yang ada di muka Bumi

Bagikan:

Penghuni Bumi atau penduduk Bumi, atau sering dikenal dengan istilah bahasa Inggris earthling (atau disebut juga sebagai Earthers, Gaians, atau Terrans) adalah istilah untuk para penghuni di planet Bumi. Penggunaan kata earthling dalam fiksi ilmiah dimulai pada tahun 1949, dalam film Red Planet oleh Robert A. Heinlein.

Istilah

Secara historis, istilah "penghuni bumi" awalnya merujuk pada "penghuni yang fana (mortal)" sebagai lawan dari entitas spiritual atau ilahi. Dalam Bahasa Inggris Modern Awal, istilah tersebut digunakan dengan maksud untuk membedakan "bumi" dengan "surga", dan dengan demikian memperlihatkan manusia sebagai penghuni dari lingkungan sublunar, yang berbeda dengan makhluk surgawi atau dewa.[1] Pengertian "penghuni Bumi" sebagai "penghuni dari planet bernama Bumi" pertama kali mulai muncul pada tahun 1590-an, dan telah terbukti keakuratannya.[2] Penggunaannya dalam fiksi ilmiah dimulai pada tahun 1949, dalam film Red Planet.

Penggunaan

Penggunaan modern dari istilah "penghuni Bumi" dalam karya fiksi ilmiah membedakan Bumi (dalam hal planet) dengan luar angkasa atau planet lain dengan penghuni berperadaban tinggi (berdasarkan hipotesis). Istilah ini sering digunakan dalam film fiksi ilmiah tahun 1950-an dan novel-novel alien sebagai bentuk ekspresi bernada menghina atau merendahkan makhluk-makhluk dari Bumi. Makna "makhluk dari planet Bumi" dalam konteks perjalanan luar angkasa dapat diperluas ruang lingkupnya ke spesies-spesies non-manusia, seperti dalam konteks "Anjing Rusia Laika, penghuni Bumi pertama yang menginjakkan kaki di luar angkasa".[3]

Dampak kesusastraan yang ingin ditonjolkan dari penggunaan istilah ini salah satunya ialah efek penjauhan, yang mengajak pembaca untuk melihat spesies manusia Bumi seolah-olah diamati dari sudut pandang luar. Selain itu, terdapat pula efek peremehan, yang sejalan dengan penggunaan sufiks the -ling pada earthling dalam kata-kata mengejek seperti duckling dan gosling. Penggunaan istilah tersebut, khususnya dalam karya fiksi ilmiah tahun 1950-an, merupakan efek pembalikan yang disengaja dari pandangan umum mengenai antroposentrisme atau supremasi manusia, dan mungkin merupakan contoh dari sebuah eksonim.

Di beberapa media fiksi ilmiah (seperti waralaba Star Trek dan film Guardians of the Galaxy rilisan tahun 2014) istilah Terran digunakan sebagai istilah untuk manusia, yang berasal dari terra, kata Latin untuk Bumi. Dalam serial asli BBC Doctor Who, istilah tellurian digunakan untuk merujuk pada istilah tersebut.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Thomas Nashe, Christ's Tears (1593, 1613), p. 124: "Wee (of all earthlings) are Gods vtmost subiects.";
    Drummond of Hawthornden, Poems (1711), p. 31 (written ca. 1630): "Nature gaz'd on with such a curious eye, That earthlings oft her deem'd a deity."
    Cited after Oxford English Dictionary.
  2. ↑ Harper, Douglas. "earthling". Online Etymology Dictionary. Diakses tanggal 18 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Solovyov, Dmitry; Pearce, Tim (ed.) (11 April 2008). "Russia fetes dog Laika, first earthling in space". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2020-09-30.{{cite news}}: |first2= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan