Senin, 19 Oktober 2026
09:56 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis

Pendidikan di Bolivia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)

Pendidikan di Bolivia adalah penyelenggaraan pendidikan oleh Pemerintah Bolivia. Sistem pendidikan di Bolivia mengutamakan pendidikan multikultural untuk menghapuskan diskriminasi ras.[1] Pemerintah Bolivia memberikan subsidi untuk sektor pendidikan di Bolivia dengan menggunakan anggaran negara dan mengandalkan piutang dari bantuan luar negeri khususnya dari Dana Moneter Internasional.[2] Sejak tahun 1950 M, sistem pendidikan tinggi di Bolivia menerapkan tata kelola bersama antara otoritas pendidikan tinggi dan para mahasiswa dalam hak suara setelah terpengaruh oleh Reformasi Kordoba yang terjadi dalam pendidikan di Argentina pada tahun 1918 M.[3]

Sistem pendidikan

Sistem pendidikan di Bolivia menerapkan sistem pendidikan multikultural yang diselenggarakan oleh Pemerintah Bolivia. Program pendidikan yang diadakan oleh Pemerintah Bolivia berkaitan dengan pendidikan multikultural adalah pendidikan bilingual dan pendidikan interkultural. Pengadaaan pendidikan multikultural di Bolivia bertujuan untuk menghapuskan diskriminasi ras dan mengakui hak-hak masyarakat adat di Bolivia.[1]

Pembiayaan

Pemerintah Bolivia memberikan subsidi untuk sektor pendidikan di Bolivia. Subsidi untuk pendidikan di Bolivia didanai dari pendapatan negara Bolivia yang dijadikan anggaran negara. Kemampuan penganggaran dana dari Pemerintah Bolivia terhadap sektor pendidikan bersifat terbatas dan utamanya mengandalkan pinjaman utang dari luar negeri khususnya dari Dana Moneter Internasional. Pada tahun 2002 M, Pemerintah Bolivia mengurangi jumlah subsidi dalam sektor pendidikannya karena besaran utang luar negeri Bolivia mengalami peningkatan pesat hingga sebanyak 8,7% pada tahun tersebut.[2]

Tata kelola bersama

Kebijakan pada pendidikan tinggi di Bolivia menerapkan sistem tata kelola bersama antara mahasiswa dan otoritas pendidikan di Bolivia dalam hak pengelolaan kampus. Pada tahun 1950 M, para mahasiswa di Bolivia memperoleh hak suara dalam pemlihan otoritas pendidikan sebesar 50% dan memperoleh keterwakilan dalam pemilihan dewan penasihat pendidikan di Bolivia sebesar 50%. Penerapan tata kelola bersama dalam sistem pendidikan di Bolivia merupakan pengaruh penyebarluasan sistem tata kelola bersama yang diprakarsai oleh para mahasiswa yang menempuh pendidikan di Argentina melalui Reformasi Kordoba pada tahun 1918 M.[3]

Referensi

  1. 1 2 Ice, Demianus (Agustus 2025). Pendidikan Multikultural. Lamongan: Detak Pustaka. hlm. 16.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Winarno, Budi (2013). Etika Pembangunan. Yogyakarta: Center of Academic Publishing Service. hlm. 213.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Abdullah, A., dan Al-Mustafa, O. (2019). Kota Para Demonstran: "Dari Manifesto Cordoba, Pendudukan Universitas, Perang Gerilya Bersama Tentara Pemberontak, sampai Rencana Pembunuhan Presiden". Surabaya: Airlangga University Press. hlm. 15–16.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan