Minggu, 01 November 2026
13:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Penaklukan Tustar

Penaklukan Tustar

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Penaklukan Tustar" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Januari 2026)
330px-Shushtar_Historical_Hydraulic_System_Panorama.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kota Tustar atau Sustar di Iran.

Penaklukan Tustar atau Shustar merupakan penaklukan secara damai antara pasukan muslimin Khalifah Rasyidin di masa Khalifah Umar bin Khathab melawan pasukan Persia Sasania pimpinan Kaisar Yazdeger di tahun 17 H atau 637 M di timur dari wilayah Kufah setelah Pertempuran Qadisiyah dan Pengepungan Madain. Daerah Tustar di sebelah timur Irak. Pemimpin pasukan muslimin tertinggi Sa'ad bin Abi Waqqash, mengutus komandannya Harqus bin Zuhair menghadapi sisa pasukan persia di bagian timur setelah Pertempuran Ahwaz.

Kejadian ini terjadi pada tahun 17 H. Setelah Harqus bin Zuhair menaklukkan al-Ahwaz, Hurmuzan melarikan diri. Maka Harqus memerintahkan pasukannya yang dipimpin oleh Jaz' bin Muawiyah untuk mengejar orang ini sebagaimana instruksi dari Umar. Pasukan Jaz' terus mengejarnya hingga mereka sampai di Ramahurmuz. Di sana Hurmudzan kembali berlindung di balik benteng, dan Jaz' tidak mampu untuk mendapatkannya, akhirnya Jaz' berhasil menguasai seluruh negeri ini, tanah dan buminya, dengan menetapkan kewajiban penduduk negeri untuk membayar jizyah. Jaz' juga memakmurkan wilayah ini dan membendung sungai untuk mengairi tanah yang kering hingga menjadi subur dan makmur. Ketika Hurmudzan melihat wilayahnya semakin sempit disebabkan pasukan Islam yang telah menaklukkan wilayah-wilayah tersebut dia memohon damai kepada Jaz bin Muawiyah.[1]

Maka Harqus segera melaporkan hal ini kepada Utbah bin Ghazwan dan Utbah kembali menyurati Umar. Umar memerintahkannya untuk berdamai dengan Ramahurmuz, Tustar, Jundai, Sabur dan kota kota lainnya dan akhirnya terjadilah perdamaian sebagaimana yang diperintahkan Umar.[1]

Referensi

  1. 1 2 Katsir, Ibnu (2022-11). Kitab Sejarah Lengkap Khulafaur Rasyidin. DIVA PRESS. hlm. 267. ISBN 978-623-293-718-5.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan