Sabtu, 24 Oktober 2026
06:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Pemukul bisbol

Pemukul bisbol

Bagikan:
250px-Fourbats.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Empat pemukul bisbol bersejarah yang signifikan yang diperlihatkan di pameran berjalan National Baseball Hall of Fame "Baseball As America". Dari kiri ke kanan: pemukul yang digunakan oleh Babe Ruth untuk mencetak home run ke-60nya pada musim 1927, pemukul yang digunakan oleh Roger Maris untuk mencetak home run ke-61nya pada musim 1961, pemukul yang dgunakan oleh Mark McGwire untuk mencetak home run ke-70nya pada musim 1998, dan pemukul yang digunakan oleh Sammy Sosa untuk home run ke-66nya pada musim yang sama.

Pemukul bisbol adalah sebuah sebuah kayu halus atau pentungan metal yang digunakan dalam olahraga bisbol untuk memukul bola setelah bola tersebut dilemparkan oleh pelempar. Berdasarkan regulasi, pemukul bisbol tersebut memiliki ukuran kurang lebih 2.75 inchi dalam diameter di bagian thickest dan kurang lebih 42 inci (1.100 mm) panjangnya. Meskipun dalam sejarah pemukul-pemukulnya sekitar 3 pon (1,4 kg) adalah swung,[1] pemukul-pemukul pada masa sekarang 33 ons (0,94 kg) pada umumnya, berkisar dari 34 ons (0,96 kg) sampai 36 ons (1,0 kg).[1]

Sebagai sebuah senjata

Sebuah pemukul bisbol pernah digunakan sebagai senjata seperti pentungan. Pada kerusuhan Inggris 2011, contohnya, penjualan pemukul bisbol untuk pertahanan diri terjadi di Amazon.com.[2]

Dalam budaya populer

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Baseball bats.

Templat:Bisbol

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan