Minggu, 11 Oktober 2026
09:27 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Pompa air

Pompa air

Bagikan:
250px-Water_Pumping_Station_-_geograph.org.uk_-_970579.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dalam stasiun pompa air

Pompa air adalah suatu alat hasil dari teknik dasar dan terapan, untuk mengambil Air dengan hasil yang cepat dan mudah melebihi kapasitas dengan cara pengambilan tangan yang dilakukan oleh seseorangan dengan cara mengangkatnya dengan Timba yang diambil dari sumbernya yang dipegang dengan tangan. Pompa air juga dipakai untuk menyedot air dari sumber murni, dipindahkan ke lokasi terdekat, dimurnikan atau dipakai untuk irigasi, mandi atau pengolahan limbah, atau untuk mengevakuasi air dari lokasi jauh. Terlepas dari hasilnya, tenaga yang dipakai untuk pompa air sangat bergantung pada jumlah kadar air yang diinginkan. Seluruh proses lainnya bergantung atau dimanfaatkan dari air yang turun dari ketinggian atau beberapa sistem pompa tekan.

Pompa spiral

250px-Spiral_pump.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pompa spiral

Cikal bakal

H.A. Wirtz asal Zürich menciptakan pompa pada 1736. Deskripsi dan analisis mekanis pertama yang diterbitkan ditulis oleh JH Ziegler pada dua puluh tahun kemudian, pada 1766, dengan izin Wirtz.[1] Pompa asli Wirtz ditenagai oleh roda arus di sungai Limmat, untuk membawa air ke tempat pewarnaan kain.[2][3][4]

Referensi

  1. ↑ Ziegler, J. H. (1766). "Vorläufige Anzeige eines neuen Schöpfrades". Abhandlungen der Naturforschenden Gesellschaft in Zurich. 3.
  2. ↑ The new encyclopædia; or, Universal dictionary of arts and sciences. 1807. hlm. 114, 'Waterworks', Sect VII.
  3. ↑ The Spiral Pump - A High Lift, Slow Turning Pump - Peter Tailer - First Distributed 1986, Retrieved December 23, 2012
  4. ↑ "PDF: Spiral Pumps - How to Make (2008) - Retrieved December 23, 2012" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-12-20. Diakses tanggal 2019-07-21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan