Sabtu, 24 Oktober 2026
12:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pemimpin Besar Revolusi

Pemimpin Besar Revolusi

Bagikan:
Pemimpin Besar Revolusi Republik Indonesia
120px-Flag_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-President_Sukarno_1964.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pejabat Pertama dan Satu Satunya
Soekarno
Mei 1963 - 12 Maret 1967
GelarYang Mulia (sebagai kepala negara)
Dicalonkan olehMajelis Permusyawaratan Rakyat Sementara
Ditunjuk olehMajelis Permusyawaratan Rakyat Sementara
Pejabat perdanaSoekarno
DibentukMei 1963
Pejabat terakhirSoekarno
Jabatan dihapus12 Maret 1967

Pemimpin Besar Revolusi adalah sebuah gelar yang pernah disematkan untuk mantan Presiden Indonesia Soekarno pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965). Sebutan "Pemimpin Besar Revolusi" disahkan melalui Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara No. II/MPRS/Mei 1963, yang juga menetapkan Soekarno sebagai presiden seumur hidup.[1]dan sebagai simbol otoritas tertinggi dalam mengarahkan arah revolusi bangsa.[2]

Sejarah

Gelar ini secara resmi diberikan kepada Soekarno melalui Ketetapan MPRS No. I/MPRS/1963. Jabatan ini memberikan wewenang kepada Soekarno untuk mengambil keputusan-keputusan strategis dalam rangka menyelesaikan revolusi Indonesia yang dianggap belum selesai.[3]

Fungsi dan Wewenang

Sebagai Pemimpin Besar Revolusi, Soekarno memiliki posisi yang melampaui kedudukan presiden secara administratif. Jabatan ini memungkinkan beliau untuk memberikan garis besar haluan negara secara langsung kepada rakyat dan lembaga negara. Jabatan ini berakhir seiring dengan runtuhnya era Demokrasi Terpimpin dan dicabutnya kekuasaan Soekarno melalui Ketetapan MPRS No. XXXIII/MPRS/1967.[4]

Lihat Pula

Referensi

  1. ↑ Janti, Nur (15 September 2017). "Riwayat Panggilan Hormat Pada Pejabat". Historia. Diakses tanggal 13 Juni 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Pemimpin Besar Revolusi: Gelar Soekarno dan Sejarahnya". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-07-04.
  3. ↑ "Sejarah Gelar Pemimpin Besar Revolusi". Historia.id. Diakses tanggal 2026-07-04.
  4. ↑ "Sejarah Akhir Kekuasaan Soekarno dan Pencabutan Gelar Pemimpin Besar Revolusi". Liputan6.com. Diakses tanggal 2026-07-04.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan