Selasa, 13 Oktober 2026
21:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971

Pemilihan Umum Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juli 1971

Bagikan:
Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971
3 Juli 1971
360 dari 460 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat
180 kursi untuk meraih status mayoritas
Kehadiran pemilih96.6%
Kenaikan5.2%
Kandidat
  Partai pertama Partai kedua Partai ketiga
  120px-Logo_Golkar.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Idham_Chalid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Mohammad_Isnaeni%2C_Dewan_Perwakilan_Rakyat_Republik_Indonesia_Periode_1971_-_1977%2C_p14.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Suprapto Sukowati Idham Chalid Mohammad Isnaeni
Partai Golongan Karya NU PNI
Pemilu sebelumnya – 18.41%, 45 kursi 22.32%, 57 kursi
Kursi yang dimenangkan 236 58 20
Perubahan kursi Partai baru Kenaikan13 Penurunan37
Suara rakyat 23,681,471 10,213,650 3,793,266
Persentase 62.80% 18.67% 6.93%
Swing Partai baru Kenaikan0.26% Penurunan15.39%
  Partai keempat Partai kelima Partai keenam
  120px-Mohammad_Syafa%27at_Mintaredja%2C_Minister_of_Social_Affairs_of_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Anwar_Tjokroaminoto%2C_Kepartaian_dan_Parlementaria_Indonesia_%281954%29%2C_p336.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Melanchton_Siregar%2C_Hasil_Rakjat_Memilih_Tokoh-tokoh_Parlemen_%28Hasil_Pemilihan_Umum_Pertama_-_1955%29_di_Republik_Indonesia%2C_p346.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Mohammad Syafa'at Mintaredja Anwar Tjokroaminoto Melanchton Siregar
Partai Parmusi PSII Parkindo
Pemilu sebelumnya 20.92%, 57 kursi 2.89%, 8 kursi 2.66%, 8 kursi
Kursi yang dimenangkan 24 10 7
Perubahan kursi Penurunan33 Kenaikan2 Penurunan1
Suara rakyat 2,930,746 1,308,237 733,359
Persentase 5.36% 2.39% 1.34%
Swing Penurunan15.56% Penurunan0.50% Penurunan1.32%
  Partai ketujuh Partai kedelapan
  120px-Indonesia_Ambassador_to_Belgium_Frans_Seda.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Rusli_Halil%2C_Riwayat_Hidup_Anggota-Anggota_Majelis_Permusyawaratan_Rakyat_Hasil_Pemilihan_Umum_1971%2C_p993.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Frans Seda Rusli Halil
Partai Partai Katolik Perti
Pemilu sebelumnya 2.04%, 6 kursi 1.28%, 4 kursi
Kursi yang dimenangkan 3 2
Perubahan kursi Penurunan3 Penurunan2
Suara rakyat 603,740 381,309
Persentase 1.10% 0.69%
Swing Penurunan0.96% Penurunan0.59%
Peta persebaran suara
330px-Map_of_1971_Indonesian_Legislative_Election_-_Cities_and_Regencies.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail|link=
Hasil pemilu menunjukkan partai dengan perolehan suara terbesar.
  Golkar
  NU
  PNI
  Parmusi
  PSII
  Partai Katolik
500px-Indonesia_Parliament_1971.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komposisi Dewan Perwakilan Rakyat setelah Pemilu 1971.
120px-Logo_Pemilu_1971.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Pemilihan umum 1971

Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 1971 diselenggarakan secara serentak pada tanggal 3 Juli 1971 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Tingkat I Provinsi maupun DPRD Tingkat II Kabupaten/Kotamadya) se-Indonesia.

Sebagai pemenang mayoritas hasil pemilihan umum ini adalah Golongan Karya.

Hasil

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971 diikuti oleh 10 partai politik pada masa pemerintahan Soeharto dalam rezim Orde Baru.[1] Hasil yang diperoleh oleh kesepuluh partai tersebut sebagai berikut:

No. Partai Jumlah Suara Persentase Jumlah Kursi
1. Partai Katolik 603.740 1,10 3
2. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) 1.308.237 2,39 10
3. Partai Nahdlatul Ulama 10.213.650 18,68 58
4. Partai Muslimin Indonesia (Parmusi) 2.930.746 5,36 24
5. Golongan Karya (Golkar) 34.348.673 62,82 236
6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 733.359 1,34 7
7. Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba) 48.126 0,08 0
8. Partai Nasional Indonesia (PNI) 3.793.266 6,93 20
9. Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) 381.309 0,69 2
10. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) 338.403 0,61 0
Jumlah 54.669.509 100,00 360

Anggota DPR

Daftar ini belum tentu lengkap. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Berikut merupakan sejumlah anggota DPR hasil Pemilu 1971.[2][3]

Partai Katolik
Partai Nasional Indonesia
Golkar
Golkar ABRI

Referensi

  1. ↑ Miaz, Yalvema (2012). Tim Editor UNP Press (ed.). Partisipasi Politik: Pola Perilaku Pemilih Pemilu Masa Orde Baru dan Reformasi (PDF). Padang: UNP Press. hlm. 4–5. ISBN 978-602-8819-65-7.{{cite book}}: |editor-last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Memperkenalkan anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakjat hasil pemilihan umum 1971". Lembaga Pemilihan Umum. 31 Agustus 1971. Diakses tanggal 31 Agustus 2020 – via Google Books.
  3. ↑ http://repositori.dpr.go.id/82/1/DPR%20RI%20PERIODE%201971-1977.pdf


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan