Senin, 02 November 2026
01:10 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pembunuh berantai

Pembunuh berantai

Bagikan:
250px-Elizabeth_Bathory_Portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Elizabeth Báthory, seorang pembunuh berantai dan aristokrat Hungaria yang menyiksa dan membunuh beberapa wanita muda antara 1590 dan 1609.

Pembunuh berantai adalah seseorang yang melakukan pembunuhan terhadap tiga orang atau lebih.[1] Menurut Steven Egger, suatu pembunuhan dapat digolongkan sebagai pembunuhan berantai ketika satu individu atau lebih telah melakukan dua pembunuhan secara berturut-turut.[1] Maka, terdapat sejumlah pembunuh yang digolongkan sebagai pembunuh berantai karena membunuh 2 orang saja, seperti Ed Gein.[1] Perbuatan ini biasanya dilakukan dengan motivasi psikologis.[1] Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa seluruh pembunuh berantai menderita kelainan kepribadian, antisosial misalnya.[1] Istilah pembunuh berantai diciptakan oleh seorang alumnus Michigan State University,dan agen FBI bernama Robert Ressler pada tahun 1970-an.[1] Pembicaraan sehari-hari tentang pembunuhan-pembunuhan yang diperbuat oleh Ted Bundy, dan David Berkowitz pada pertengahan dekade tersebut.[1]

Kasus

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Serial killers.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 Jejak Pembunuh Berantai: Kasus-Kasus Pembunuhan Berantai di Indonesia dan Dunia. Penerbit Grafidia. hlm. 22. ISBN 9786028357043. Diakses tanggal Oktober 08, 2016.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan