Minggu, 18 Oktober 2026
21:33 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pembuka kaleng

Pembuka kaleng

Bagikan:
250px-Dosen%C3%B6ffner1.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembuka makanan kaleng

Pembuka kaleng (bahasa Inggris:can opener) adalah alat untuk membuka tutup makanan kaleng. Pembuka kaleng terdiri dari berbagai model, mulai dari alat sederhana berupa pisau berpengait, alat dengan roda pisau dan tuas pemutar, hingga alat bertenaga listrik atau baterai.

Bagian kaleng yang dipotong adalah pinggiran tutup kaleng di bagian atas. Tutup kaleng jatuh ke dalam makanan bila pinggiran tutup kaleng dipotong sampai habis. Walaupun lebih jarang dijumpai, di pasaran tersedia alat pembuka kaleng dengan prinsip berbeda. Alat tersebut memotong pinggiran tutup kaleng di bagian samping, sehingga tutup kaleng tetap berada di tempat walaupun sudah terbuka.[1]

Alat pembuka kaleng untuk orang kidal memiliki tuas pemutar yang bisa digerakkan dengan tangan kiri. Alat pembuka kaleng yang berbentuk seperti kunci digunakan untuk membuka kaleng dengan perforasi seperti kaleng untuk daging kornet.

Sejarah

Sewaktu Peter Durand menciptakan makanan kaleng pada tahun 1810, kaleng dibuat dari besi yang begitu berat, dan harus dibuka dengan palu dan pahat. Di medan perang, ransum berupa makanan kaleng dibuka dengan menggunakan bayonet. Sebelum alat pembuka kaleng diciptakan, pisau dan bayonet sering rusak karena dimanfaatkan sebagai pembuka kaleng.[butuh rujukan]

Pada tahun 1858, Ezra Warner dari Waterbury, Connecticut mendapat hak paten untuk alat pembuka kaleng ciptaannya. Alat tersebut merupakan perpaduan dari sebuah bayonet dan sebuah pisau melengkung berbentuk sabit. Pada tahun 1870, William Lyman menciptakan alat pembuka kaleng dengan roda berpisau yang bisa diputar. Tutup kaleng masih harus ditusuk, dan roda pisau digerakkan mulai dari bagian tutup kaleng yang sudah terbuka.[butuh rujukan]

Pada tahun 1925, perusahaan Star Can asal San Francisco, California menambah sebuah roda bergerigi yang bisa diputar pada alat pembuka kaleng ciptaan Lyman. Roda bergerigi berada di bagian bawah roda pisau, dan bergerak berlawanan arah dengan roda pisau. Prinsip yang sama dipakai pada alat pembuka kaleng bertenaga listrik yang mulai dijual pada tahun 1931. Alat pembuka kaleng otomatis mulai banyak tersedia sejak tahun 1960-an. Motor listrik memutar roda pisau di sekeliling pinggiran tutup kaleng, dan motor berhenti bila kaleng sudah terbuka.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ William K. Wenger. "Can opener". Diakses tanggal 4 Agustus.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |accessyear= diabaikan (|access-date= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Can openers.


Ikon rintisan

Artikel bertopik alat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan