Rabu, 28 Oktober 2026
00:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Hepatomegali

Hepatomegali

Kondisi medis

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Se000.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hasil CT-Scan yang menunjukkan hepatomegali.

Hepatomegali atau adalah pembesaran ukuran hati sehingga bisa teraba dari luar pada pemeriksaan fisis abdomen. Hepatomegali bukanlah penyakit, tetapi merupakan tanda ada masalah baik itu masalah intrahepatik maupun ekstrahepatik. Hepatomegali bisa menyebabkan keluhan berupa perut membesar, nyeri di perut kanan atas, atau penyakit kuning.[1][2][3]

Penyebab pembesaran hati antara lain karena penyebaran kanker, alkoholisme, gangguan pembuluh darah jantung, kanker hati, sirosis, virus, penyakit hati. kelainan yang menyebabkan protein abnormal tertimbun di hati seperti amiloidosis, gangguan genetik yang menyebabkan tembaga tertimbun di hati (penyakit Wilson), penyakit penimbunan besi di hati (hemakromatosis), penyakit penimbunan substansi lemak di hati (penyakit Gaucher), kista hati, tumor jinak, obstruksi kandung empedu, hepatitis toksik, gagal jantung dan blokade pembuluh darah vena yang memperdarahi hati (sindrom Budd-Chiari).[2][3][4]

Referensi

  1. ↑ "Enlarged Liver: Symptoms and Causes". WebMD (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-08.
  2. 1 2 "Everything You Need to Know About an Enlarged Liver". Healthline (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-08.
  3. 1 2 Jones, Jeremy. "Hepatomegaly | Radiology Reference Article | Radiopaedia.org". Radiopaedia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-03-08.
  4. ↑ "Enlarged liver - Symptoms and causes". Mayo Clinic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-08.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan