Selasa, 29 September 2026
17:02 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Kanker hati

Kanker hati

Bagikan:
Kanker Hati
Nama lainKanker Hati Primer
250px-CT_cholangioca.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tomografi terkomputasi Hati dengan Kolangiokarsinoma
SpesialisasiGastroenterologi Hepatologi Oncology
GejalaBenjolan atau nyeri di sisi kanan bawah tulang rusuk, pembengkakan perut, kulit kekuningan, mudah memar, penurunan berat badan, kelemahan[1]
Awitan umum55 hingga 65 tahun[2]
PenyebabHepatitis B, Hepatitis C, Alkohol, Aflatoksin, Penyakit perlemakan hati non-alkoholik, Cacing hati[3][4]
Metode diagnostikUji darah, Pencitraan medis, Biopsi[1]
PencegahanImunisasi terhadap hepatitis B, mengobati mereka yang terinfeksi hepatitis B atau C,[3] mengurangi paparan aflatoksin, mengurangi tingkat konsumsi alkohol yang tinggi
PengobatanSurgery, targeted therapy, radiation therapy[1]
PrognosisKelangsungan hidup lima tahun ~18% (Amerika Serikat);[2] 40% (Jepang)[5]
Frekuensi618,700 (titik waktu pada tahun 2015)[6]
Kematian782,000 (2018)[7]

Kanker hati adalah kanker yang muncul dari hati, dan bukan akibat keganasan dari organ lain yang menyebar ke hati atau metastasis ke hati. Kanker hari merupakan kanker yang banyak ditemukan di seluruh dunia, serta menjadi penyebab kematian akibat kanker tertinggi kedua pada pria setelah kanker paru-paru.[8]

Gejala

Tanda dan gejala klinis yang dapat ditemukan antara lain hepatomegali atau pembesaran hati, sakit perut, ikterus, atau gangguan hati lainnya.

Faktor

Perkembangan karsinoma hepatoselular dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: kerusakan kondisi hati, kecenderungan konsumsi alkohol, dan adanya infeksi dari virus HIV atau hepatitis B.[9] Selain itu, paparan zat aflatoksin, obesitas, dan sindrom metabolik turut meningkatkan risiko terjadinya kanker hati, terutama pada individu dengan riwayat sirosis atau penyakit hati kronis.[10][11]

Diagnosis dan pemeriksaan

Proses diagnosis kanker hati memerlukan pendekatan yang komprehensif, dimulai dari evaluasi gejala klinis hingga penggunaan teknologi pencitraan modern. Metode pencitraan seperti ultrasonografi, CT scan, dan MRI digunakan untuk mendeteksi adanya lesi atau tumor pada hati. Selain itu, pemeriksaan laboratorium, termasuk analisis biomarker serum, serta biopsi jaringan hati dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis melalui konfirmasi histopatologis.[12]

Penatalaksanaan

Penatalaksanaan kanker hati, khususnya hepatocellular carcinoma (HCC), didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap fungsi hati, stadium penyakit, dan kondisi klinis pasien. Pendekatan terapi dilakukan secara individual dan meliputi opsi reseksi bedah, ablasi lokal, transarterial chemoembolization (TACE), terapi sistemik, dan transplantasi hati, sesuai dengan profil risiko dan manfaat yang dapat diperoleh. Pedoman internasional, seperti yang dikeluarkan oleh EASL–EORTC, menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin untuk mengoptimalkan hasil pengobatan serta meminimalkan komplikasi terapi.[11]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 "Adult Primary Liver Cancer Treatment (PDQ®)–Patient Version". NCI. 6 Juli 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2016. Diakses tanggal 29 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2
  3. 1 2 World Cancer Report 2014. World Health Organization. 2014. hlm. Chapter 5.6. ISBN 978-92-832-0429-9.
  4. ↑ Lua error in Modul:Citation/CS1/Utilities at line 82: bad argument #1 to 'message.newRawMessage' (string expected, got nil).
  5. ↑ "がん診療連携拠点病院等院内がん登録生存率集計:[国立がん研究センター がん登録・統計]". ganjoho.jp. Diakses tanggal 2 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Vos, Theo; et al. (Oktober 2016). "Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 310 diseases and injuries, 1990-2015: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2015". Lancet. 388 (10053): 1545–1602. doi:10.1016/S0140-6736(16)31678-6. PMC 5055577. PMID 27733282.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Sung H, Filho AM, Laversanne M, Ferlay J, Siegel RL, Soerjomataram I, Jemal A, Bray F (Juli 2026). "Global cancer statistics 2024: GLOBOCAN estimates ofincidence and mortality worldwide for 34 cancers in 186countries". CA. 76 (4). doi:10.3322/caac.70090. PMID 42417444.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Asafo-Agyei, Kwabena O.; Samant, Hrishikesh (2025). Hepatocellular Carcinoma. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMID 32644603.
  9. ↑ Muflikhah, Lailil; Widodo; Mahmudy, Wayan Firdaus; Solimun (2021-07-31). Machine Learning dalam Bioinformatika. Universitas Brawijaya Press. ISBN 978-623-296-122-7.
  10. ↑ "Liver Cancer | Liver Cancer Resources". www.cancer.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-20.
  11. 1 2 Liver, European Association for the Study of the; Cancer, European Organisation for Research and Treatment of (2012-04-01). "EASL–EORTC Clinical Practice Guidelines: Management of hepatocellular carcinoma". Journal of Hepatology (dalam bahasa English). 56 (4): 908–943. doi:10.1016/j.jhep.2011.12.001. ISSN 0168-8278.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  12. ↑ PDQ Screening and Prevention Editorial Board (2002). Liver (Hepatocellular) Cancer Screening (PDQ®): Health Professional Version. Bethesda (MD): National Cancer Institute (US). PMID 26389228.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan