Kamis, 29 Oktober 2026
01:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pembantaian Eilabun

Bagikan:

Pembantaian Eilabun dilakukan oleh para prajurit Pasukan Pertahanan Israel pada Operasi Hiram pada 30 Oktober 1948. Sebanyak 14 orang dari desa Kristen Eilabun (Eilaboun) dibunuh, 12 di antaranya dieksekusi oleh pasukan Israel setelah desa tersebut menyerah. Para penduduk desa lainnya diusir ke Lebanon, tinggal sebagai pengungsi selama beberapa bulan sebelum diizinkan kembali pada 1949 sebagai bagian dari perjanjian antara negara Israel dan Uskup Agung Maximos V Hakim.

Desa tersebut adalah salah satu dari beberapa desa Arab di mana sebagian besar warga yang diusir kemudian dapat dipulangkan.[1] Pembantaian tersebut didokumentasikan dalam film dokumenter Sons of Eilaboun karya Hisham Zreiq, sebuah film yang berdasarkan pada peristiwa tersebut yang dikatakan oleh para penduduk desa.

Referensi

  1. ↑ Morris, p. 110.

Daftar pustaka

Pranala luar

32°50′18.24″N 35°24′02.74″E / 32.8384000°N 35.4007611°E / 32.8384000; 35.4007611

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan