Minggu, 27 September 2026
05:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Operasi Hiram

Operasi Hiram

Operasi Hiram
Bagian dari Perang Arab-Israel 1948
250px-Saasaa_1948.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tentara IDF di Sa'sa', 30 Oktober 1948
Tanggal29 Oktober – 31 Oktober 1948
Lokasi
Hasil Direbutnya Galilea Atas oleh Israel dan bagian dari Lebanon Selatan
Pihak terlibat

 Israel

40px-Arab_Liberation_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tentara Pembebasan Arab
Suriah Suriah
 Lebanon
Tokoh dan pemimpin
Israel Moshe Carmel 40px-Arab_Liberation_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Fawzi al-Qawuqji
Kekuatan
6.000 2.000–4.000[1][2]
Korban jiwa dan kerugian
Tidak diketahui, ringan[3] 400 tewas
550 ditawan[4][5]
50.000 pengungsi Palestina

Operasi Hiram adalah sebuah operasi militer yang dilancarkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) semasa Perang Arab-Israel 1948.[6][7] Operasi ini dipimpin oleh Jenderal Moshe Carmel, dan bertujuan untuk merebut region Galilea Atas dari pasukan Tentara Pembebasan Arab (ALA) yang dipimpin oleh Fawzi al-Qawuqji dan sebuah batalion Suriah.[8] Operasi ini, yang hanya berlangsung 60 jam (29-31 Oktober),[9] ditandai dengan pertempuran sengit antara Arab dan Yahudi dan berakhir tepat sebelum gencatan senjata dengan negara-negara Arab tetangganya mulai berlaku.

Sebagai hasil dari operasi, Galilea Atas, yang pada awalnya diatur melalui rencana pembagian oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjadi bagian dari sebuah negara Arab, akan dikendalikan oleh negara Israel yang baru terbentuk, dan bahwa lebih dari 50.000 pengungsi Palestina keluar menuju Lebanon.[10]

Ikhtisar

250px-Operation_Hiram.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desa-desa yang direbut selama Operasi Hiram. Grid = 10km

Pada 18 Juli, gencatan senjata kedua dari konflik mulai berlaku. Pada 26 September 1948, David Ben-Gurion mengatakan kepada kabinet dia bahwa jika pertempuran akan dilanjutkan kembali di utara, maka Galilea akan menjadi "bersih" [naki] dan "kosong" [reik] dari orang Arab, dan memberi petunjuk bahwa dia telah diyakinkan mengenai hal ini oleh para jenderalnya.[11]

250px-Palmach-Sasa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah unit Palmach menyerang Sa'sa
250px-Hiram_Sasa_Attack.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Posisi senapan mesin Israel saat serangan terhadap Sa'sa

Sebelum fajar tanggal 22 Oktober, ALA melanggar gencatan senjata ketika ia menyerang posisi puncak bukit IDF di Sheikh Abd, menghadap kibbutz Manara dari utara. Selama 24-25 Oktober, pasukan ALA secara teratur menyerang Manara dan lalu lintas di sepanjang jalan utama. Fawzi al-Qawuqji menuntut agar Israel mengevakuasi kibbutz Yiftah dan mengurangi pasukannya di Manara. Israel, pada gilirannya, menuntut penarikan ALA dari posisi yang direbutnya dan, setelah sebuah kata "tidak" dari Qawuqji, memberi tahu Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa ia merasa bebas melakukan apa yang diinginkannya.[12]

Operasi ini dilancarkan pada malam tanggal 28-29 Oktober 1948, menerjunkan empat brigade IDF, Brigade ke-7, Brigade Carmeli, Brigade Golani, dan Brigade Oded.[13] Perintah operasionalnya adalah "untuk menghancurkan musuh di "kantong" Galilea pusat, untuk menduduki seluruh Galilea, dan untuk membentuk garis pertahanan di perbatasan utara negara itu".[10] Pada 29 Oktober, Weitz, mengetahui tentang dimulainya operasi, mengirim Yigael Yadin sebuah nota yang mendesak bahwa tentara harus mengusir "para pengungsi" dari daerah yang baru ditaklukkannya.[14]

Referensi

  1. ↑ Herzog, Chaim (1982) The Arab-Israeli Wars. War and Peace in the Middle East. Arms and Armour Press. ISBN 0-85368-367-0. p. 88
  2. ↑ O'Ballance, Edgar (1956) The Arab-Israeli War. 1948. Faber & Faber, London. p. 191. ALA
  3. ↑ O'Balance. p. 191
  4. ↑ Karsh (2002), p. 68
  5. ↑ Herzog. p. 91
  6. ↑ Herzog. pp. 88–91
  7. ↑ O'Ballance. pp. 184–92
  8. ↑ Institute for Palestine Studies[pranala nonaktif permanen] Morris, Benny "Operation Hiram Revisited: A Correction" in 28, no. 2 (Win. 99): 68–76.
  9. ↑ Cohen, Aharon (1970) Israel and the Arab World. W.H. Allen. ISBN0-491-00003-0. p. 439
  10. 1 2 Morris (2004), p. 473
  11. ↑ Morris (2004), p. 463
  12. ↑ Benny Morris – 1948: a history of the first Arab-Israeli war. Yale University Press, p. 339
  13. ↑ Kurzman, Don (1970) Genesis 1948. The First Arab-Israeli War. An Nal Book, New York. Library of Congress number 77-96925. p. 611 Kurzman describes the operation as a "tank led blitzkrieg attack" which began with air raids.
  14. ↑ Morris (2004), pp. 463–64

Bibliografi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan