Minggu, 18 Oktober 2026
11:06 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pemanas sentral

Pemanas sentral

Bagikan:
250px-Panna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Unit pemanas sentral berbahan bakar kayu.
250px-Villa_Romana_La_Olmeda_030_Pedrosa_De_La_Vega_-_Salda%C3%B1a_%28Palencia%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Puing-puing hypocaust yang ada di bawah lantai sebuah villa Romawi di La Olmeda, Provinsi Palencia (Castilla y León, Spanyol).

Pemanas sentral adalah sistem untuk menyebarkan kehangatan ke seluruh interior bangunan (atau bagian dari bangunan), dari satu titik hingga ke beberapa ruangan. Ketika dikombinasikan dengan sistem lain untuk mengendalikan iklim bangunan, keseluruhan sistem dapat berupa HVAC yang terdiri dari sistem pemanasan, ventilasi dan pendingin udara.

Awalnya, orang Yunani kuno yang pertama mengembangkan pemanas sentral. Kuil Efesus dipanaskan oleh cerobong yang ditanam di tanah, kemudian mengedarkan panas yang dihasilkan oleh api. Beberapa bangunan di Kekaisaran Romawi menggunakan sistem pemanas sentral, dengan cara menghantarkan udara yang dipanaskan oleh tungku pembakaran melalui ruang kosong yang ada di bawah lantai dan keluar melalui pipa saluran (dinamakan "caliduct") yang ada di dinding,[1] sistem ini disebut hypocaust.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Harris, Cyril M. (2013-02-28). Illustrated Dictionary of Historic Architecture (dalam bahasa Inggris). Courier Corporation. ISBN 9780486132112.
  2. ↑ "BBC - Romans - Technology". BBC. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-18. Diakses tanggal 2008-03-24.
  3. ↑ "Hypocaust". Britannica Online. 2009. Diakses tanggal 2009-01-29.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |encyclopedia= diabaikan
Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan