Minggu, 11 Oktober 2026
18:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Peluda

Bagikan:

Peluda (dalam bahasa Prancis disebut La Velue yang berarti "Yang Berambut") adalah naga atau makhluk mitologis yang konon meneror La Ferté-Bernard di Prancis pada abad pertengahan. Makhluk ini diduga hidup di dekat Sungai Huisne. Meskipun makhluk ini merupakan makhluk dalam legenda Prancis, namanya berasal dari bahasa Occitan yang berarti "berambut". Tubuhnya berbentuk seperti landak dan besarnya seperti seekor lembu. Makhluk ini juga diduga memiliki rambut-rambut hijau yang sebenarnya merupakan tentakel yang dapat mengeras menjadi seperti duri landak. Namanya berasal dari kenampakannya ini. Selain itu, makhluk ini juga diduga dapat menembakkan penyengat-penyengat beracun, memiliki leher yang bersisik seperti ular, dan kaki yang besar dan seperti penyu.

Menurut legenda, makhluk ini ditolak masuk Bahtera Nuh, tetapi berhasil bertahan hidup di sebuah gua di dekat Sungai Huisne. Setelah bertahun-tahun, makhluk ini kembali dan membuat kekacauan di pedesaan. Makhluk ini menghancurkan tanaman dengan napasnya dan menelan hewan ternak dan manusia. Makhluk ini pada akhirnya dibunuh setelah makhluk ini membunuh tunangan seorang laki-laki. Ia mencari makhluk ini dan memotong ekornya (yang merupakan kelemahan makhluk ini), sehingga makhluk ini langsung mati.

Referensi

  • Rose, Carol (2001). Giants, Monsters, and Dragons: An Encyclopedia of Folklore, Legend, and Myth. W. W. Norton & Company. hlm. 217, 289. ISBN 0-393-32211-4.
  • Shuker, Karl (1995). Dragons: A Natural History. Simon & Schuster, New York. ISBN 0-684-81443-9
  • The Shaggy Beast of La Ferte-Bernard, from Book of Imaginary Beings by J.L. Borges [pranala nonaktif permanen]


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan