Minggu, 27 September 2026
06:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Pelopium

unsur kimia yang diusulkan berdasarkan spesimen yang salah diidentifikasi

Pelopium adalah nama yang diusulkan untuk suatu unsur baru yang ditemukan oleh kimiawan Heinrich Rose pada tahun 1845.[1][2][3] Nama tersebut berasal dari nama raja Yunani dan kemudian dewa, Pelops, putra Tantalos. Saat menganalisis mineral tantalit, dia menyimpulkan bahwa mineral tersebut mengandung unsur yang mirip dengan niobium dan tantalum. Kemiripan reaktivitas niobium dan tantalum menyulitkan pembuatan sampel murni. Oleh karena itu, beberapa unsur baru kemudian diusulkan, yang pada akhirnya diketahui sebenarnya merupakan campuran niobium dan tantalum.

Perbedaan antara tantalum dan niobium, serta fakta bahwa tidak terdapat unsur lain yang serupa, ditunjukkan secara tegas pada tahun 1864 oleh Christian W. Blomstrand[4] dan Henri É. S. C. Deville, serta oleh Louis J. Troost, yang menentukan rumus beberapa senyawanya pada tahun 1865.[4][5] Hal tersebut akhirnya dipastikan oleh kimiawan Swiss Jean C. G. de Marignac.[6]

Kebingungan ini muncul karena perbedaan yang diamati antara tantalum dan niobium sangat kecil. Baik tantalum maupun niobium bereaksi dengan klorin dan sejumlah kecil oksigen, termasuk oksigen dalam konsentrasi atmosfer. Niobium membentuk dua senyawa, yaitu niobium pentaklorida (NbCl5) berwarna putih yang mudah menguap serta niobium oksiklorida (NbOCl3) yang tidak mudah menguap. Unsur-unsur baru yang diklaim, yaitu pelopium, ilmenium dan dianium,[7] ternyata sebenarnya identik dengan niobium atau merupakan campuran niobium dan tantalum.[4]

Referensi

  1. ↑ Rose, Heinrich (1846). "On a new metal, pelopium, contained in the Bavarian tantalite". Philosophical Magazine. Series 3. 29 (195): 409–416. doi:10.1080/14786444608645529.
  2. ↑ Rose, Heinrich (1845). "On two new metals, pelopium and niobium, discovered in the bavarian tantalites". Philosophical Magazine. Series 3. 26 (171): 179–181. doi:10.1080/14786444508562692.
  3. ↑ "Niobium und Pelopium". Annalen der Chemie und Pharmacie. 60 (2): 206–208. 1846. doi:10.1002/jlac.18460600233.
  4. 1 2 3 Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann (1866). "Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure". Fresenius' Journal of Analytical Chemistry. 5 (1): 384–389. doi:10.1007/BF01302537. S2CID 97246260.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. ↑ Gupta, C. K.; Suri, A. K. (1994). Extractive Metallurgy of Niobium. CRC Press. hlm. 1–16. ISBN 978-0-8493-6071-8.
  6. ↑ Marignac, M. C. (1866). "Recherches sur les combinaisons du niobium". Annales de chimie et de physique (dalam bahasa French). 4 (8): 7–75.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  7. ↑ Kobell, V. (1860). "Ueber eine eigenthümliche Säure, Diansäure, in der Gruppe der Tantal- und Niob- verbindungen". Journal für Praktische Chemie. 79 (1): 291–303. doi:10.1002/prac.18600790145.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan