Sabtu, 17 Oktober 2026
13:27 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Pelasgoi

Bagikan:

Nama Pelasgoi (bahasa Yunani Kuno:Πελασγοί, Pelasgoí, tunggal: Πελασγός, Pelasgós) adalah istilah yang digunakan oleh para penulis Yunani klasik untuk menyebut orang-orang yang menjadi nenek moyang bangsa Yunani,[1][2] atau untuk menyebut semua penduduk asli pada masa pra-klasik di Yunani. Secara umum, cakupan istilah "Pelasgoi" telah berkembang menjadi seluruh penduduk asli di kawasan Laut Aegea dan kebudayaan mereka, sebuah "istilah payung untuk penduduk kuno, primitif, dan kemungkinan [juga adalah penduduk] asli di dunia Yunani".[3]

Pada masa klasik, terdapat beberapa wilayah yang masih bertahan dengan nama ini di daratan Yunani, Kreta, dan wilayah lainnya di kawasan Laut Aegea. Orang-orang yang disebut "Pelasgoi" menuturkan sebuah bahasa yang dianggap "barbar" oleh orang Yunani, walaupun ada beberapa orang Yunani Kuno yang menganggap mereka sebagai orang Yunani. Terdapat pula tradisi yang menyatakan bahwa banyak wilayah Yunani yang pernah menjadi wilayah Pelasgoi sebelum akhirnya mengalami Helenisasi. Kebanyakan wilayah ini terletak di wilayah yang dihuni oleh orang-orang Ionia dan Aitolia pada abad ke-5 SM.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Abel 1966, hlm. 13: "Common fifth century tradition claimed not only that the Pelasgians were the oldest inhabitants of Greece and among the ancestors of the Greek heroes." harvnb error: tanpa target: CITEREFAbel1966 (bantuan)
  2. ↑ Brug 1985, hlm. 41: "The Greek sources identify the Pelasgians as forerunners of the Greeks in the Peloponnesus and Attica." harvnb error: tanpa target: CITEREFBrug1985 (bantuan)
  3. ↑ Rhodios & Green 2007, p. 223 (Commentary on I.987) harvnb error: tanpa target: CITEREFRhodiosGreen2007 (bantuan)
  4. ↑ "Ionian". Encyclopaedia Britannica. Encyclopaedia Britannica, Inc. Diakses tanggal 5 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan