Senin, 26 Oktober 2026
10:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pelagius dari Asturia

Pelagius dari Asturia

raja Asturia pertama

Bagikan:
Infobox orangPelagius dari Asturia
250px-Don_Pelayo%2C_rey_de_Asturias.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(la) Pelagius Suntingan nilai di Wikidata
k. 685 Suntingan nilai di Wikidata
nilai tidak diketahui Suntingan nilai di Wikidata
Kematian737 Suntingan nilai di Wikidata (51/52 tahun)
Cangas de Onís (Kerajaan Asturia) Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanTomb of Pelayo I of Asturias (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
40px-Cruz_de_Asturias.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pemimpin Monarki Kerajaan Asturia
718 – 737 – Favila →
40px-Arms_of_Galicia_%28Spain%29%2C_16th_Century.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Monarch of Galicia (en) Terjemahkan
718 – 737 – Favila → Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaKekristenan Nikea Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpejuang,aristokrat Suntingan nilai di Wikidata
KonflikPertempuran Covadonga Suntingan nilai di Wikidata
Lain-lain
Gelar bangsawanPrinceps Senatus Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah. (Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah.)
Penguasa monarki Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah. (Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah.) Suntingan nilai di Wikidata
KeluargaDinasti Astur-Leon Suntingan nilai di Wikidata
Pasangan nikahGaudiosa (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AnakFavila,Ermesinda Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaFavila Suntingan nilai di Wikidata, nilai tidak diketahui Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraAnonyma (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Find a Grave: 8049641 Modifica els identificadors a Wikidata

Pelayo (Bahasa Spanyol: Pelayo; Bahasa Portugal: Pelágio; Bahasa Latin: Pelagius ) (690–737) adalah pendiri dari Kerajaan Asturias, bertahta dari 718 hingga kematiannya. Pelayo merupakan tokoh dalam pengambilalihan kembali sebagian wilayah Semenanjung Iberia (saat ini adalah Portugal dan Spanyol) dari tangan Bangsa Moor.

Biografi

250px-Don_Pelayo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen untuk Pelayo di Covadonga

Pelayo adalah seorang bangsawan Visigoth. Codex Vigilanus menyatakan bahwa ayahanda Pelayo adalah seorang "dux" Gallaecia, yang dibunuh oleh Wittiza. Tawarikh Alfonso III menyatakan Pelayo adalah cucu laki-laki Cindaswintus dan menyatakan bahwa ayahandanya dibutakan di Córdoba, atas desakan Wittiza.[1] Pelayo diduga merupakan salah satu pengawal pribadi Roderikus, Raja Visigoth. Pelayo kembali ke wilayah asalnya (wilayah utara Spanyol saat ini) dan menjadi pemimpin perlawanan terhadap Manuza, gubenur pilihan suku Moor di wilayah tersebut.

Dia ditangkap pada 717 dan dipenjara oleh suku Moor namun beberapa saat kemudian, dia berhasil melarikan diri dan kembali ke Asturias, di mana dia berhasil mengalahkan Munuza dan mendirikan Kerajaan Asturia pada 718, dengan ibu kota di Cangas de Onís. Berdasarkan tradisi Visigoth, dia dipilih sebagai raja pertama berdasarkan pemungutan suara oleh rakyat Asturias.

Beberapa tahun kemudian, Kerajaan Asturias menghadapi tekanan yang semakin kuat. Hingga tahun 722, Kerajaan Asturias dalam kondisi yang tidak aman, ketika tentara suku Moor (termasuk pasukan berkuda dengan senjata berat) dikirim untuk menghancurkan Kerajaan Asturias dalam pertempuran Covadonga. Namun Pelayo berhasil memenangkan pertempuran dengan taktiknya yang cemerlang, Pelayo dan pasukannya yang kecil dikenal dengan sebutan "thirty wild donkey (Bahasa Indonesia: 30 keledai liar)". Kemenangan ini memberikan dampak yang luar biasa kepada penduduk Asturias dan wilayah sekitarnya, dan memperbesar jumlah tentara Pelayo. Dengan peningkatan kekuatan militer, Pelayo melipat gandakan wilayah Kerajaan Asturias dengan menyerbu wilayah Moor bagian selatan. Karena kemenangan tersebut, Pelayo diangkat sebagai pahlawan bagi Asturias dan Spanyol, dan Portugal.

Pelayo wafat pada 737, dan putranya Favila menjadi raja menggantikannya. Akan tetapi menurut catatan sejarah, Favila tidak bertakhta dalam waktu yang lama karena terbunuh oleh seekor beruang.

Catatan

  1. ↑ Collins 1989, hlm. 144

Referensi

Bacaan selanjutnya

  • Díaz y Díaz, Manuel C. (2001). Asturias en el siglo VIII: La cultura literaria. Oviedo: Sueve.
Jabatan baru Raja Asturias
718–737
Diteruskan oleh:
Favila
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan