Sabtu, 24 Oktober 2026
03:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Fruela I

Fruela I

raja Asturia (757-768)

Bagikan:
Fruela I
250px-StatueFruelaISamos3106711239_730d39d4b1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Fruela I di biara St. Julian di Samos, Lugo.
Raja Asturias
Berkuasa757-768
Penobatan757
PendahuluAlfonsu I
PenerusAurelius
Lahir722
Asturias
Meninggal768
Cangas de Onís, Asturias
Pemakaman
AyahAlfonsu I
IbuErmesinda
ConsortMunia dari Álava
KeturunanAlfonsu II dari Asturias
DynastyWangsa Asturias-León

Fruela I (atau Froila I), (skt. 722 – 14 Januari 768) dijuluki yang Kejam, adalah Raja Asturias dari 757 hingga kematiannya, ketika ia dibunuh. Dia adalah putra tertua Alfonsu I dan melanjutkan pekerjaan ayahandanya. Pelayo adalah kakek maternalnya.

Dia menekan pemberontakan Basque, dari siapa dia mengambil bengsawati Munia (atau Munina), yang kemudian ia nikahi.[1] ikatan pernikahan diperbarui antara keluarga mereka, ditafsirkan di istana Asturias sebagai kemenangan diplomatik atas Kadipaten Basque mandiri; atau, kolaborasi yang sangat dibutuhkan antara kedua wangsa untuk mengurangi faksi yang memisahkan diri dari Alavese Basque yang mempertaruhkan pembelotan ini ke Bani Qasi di lembah Ebro, dengan menikahi sepupunya Munia sebagai hadiah. Sekarang jika pernikahan tersebut mensyaratkan wilayah Alava atau Basque lainnya sebagai harta sesan, tidak jelas tetapi wangsa Asturias dan Pamplona akan berebut untuk menguasai wilayah ini dari wilayah perbatasan mereka yang bergeser selama berabad-abad, menjadi lebih Basque secara budaya hingga hari-hari berikutnya di mana para bangsawannya bersekutu dengan Mahkota Kastila, akhirnya di bawah Wangsa Jiménez. Dia adalah ibunda dari penerus Fruela, Alfonsu. Menurut legenda, dia juga ibunda dari Jimena, ibunda pahlawan romantis legendaris Bernardo del Carpio.

Selama masa pemerintahannya, kota Oviedo didirikan, pada 25 November 761, ketika Abbas Máximo dan pamandanya Fromestano mendirikan sebuah gereja untuk menghormati Santo Vincentius di sana. Di bawah Fruela, hubungan baik antara gereja dan raja berlanjut seperti pada masa pemerintahan ayahandanya — Alfonso "Katolik".

Fruela tidak menyelesaikan pemerintahannya dengan bahagia. Setelah membunuh saudaranya Vimerano (ini adalah dasar untuk nama julukannya), dan dengan para bangsawan yang khawatir, dia menunjuk penggantinya Bermudu (bukan sepupu Fruela Bermudu I), putra Vimerano. Sayangnya sebuah rencana dibentuk untuk melawannya, yang berakhir dengan pembunuhan Fruela di Cangas de Onís, ibu kotanya, dan sepupunya Aurelius naik takhta sebagai penerusnya.

Fruela dan istrinya Munia dimakamkan di Katedral Oviedo.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fruela I of Asturias.
  1. ↑ Menurut Ibn Hayyan, pada 816 "García López (bahasa Arab:قرسية بن لبّ) putra saudara perempuan Bermudu (bahasa Arab:برمود) pamanda maternal Alfonsu (bahasa Arab:إذفونش)", terbunuh dalam pertempuran yang dipimpin oleh Velasco dari Basque. Ini telah dibaca dengan dua cara berbeda, tergantung pada apakah García atau Bermudo adalah pamanda Alfonsu yang dimaksud. Satu interpretasi akan menjadikan ibunda Alfonsu II sebagai Munia López, putri Lope dari saudara perempuan Raja Bermudu I dari Asturias. Atau, dinyatakan bahwa Bermudu I memiliki dua saudara perempuan, satu istri Fruela dan ibunda Alfonsu II, lainnya ibunda García López, yang tewas dalam pertempuran 48 tahun setelah kematian Fruela.
Didahului oleh:
Alfonsu I
Raja Asturias
757–768
Diteruskan oleh:
Aurelius
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan