Minggu, 11 Oktober 2026
13:08 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Peada dari Mercia

Peada dari Mercia

Bagikan:

Peada adalah raja bagian selatan kerajaan Mercia yang memerintah secara singkat dari 655 hingga kematiannya. Peada adalah putra Raja Penda dari Mercia, ayahandanya menempatkan dia sebagai kepala suku Angli Tengah pada 653. Dalam bukunya Historia Ecclesiastica Gentis Anglorum, Beda Venerabilis menyatakan bahwa ia masuk Kristen agar dapat menikahi Alhflæd, putri Oswiu dari Northumbria. Dia dibaptis oleh Uskup Finan dari Lindisfarne di sebuah wilayah kerajaan tidak jauh dari Tembok Hadrianus, mungkin juga pada 653. Penda tewas dalam pertempuran melawan Oswiu pada 15 November 655, selama Pertempuran Winwaed. Mercia kemudian tampaknya telah dibagi menjadi dua: Oswiu mencaplok bagian utara kerajaan dan menyerahkan bagian selatan kepada menantunya Peada, yang memerintah di bawah pengawasannya. Pemerintahan ini tidak bertahan lama, karena Peada dibunuh pada tahun berikutnya, selama perayaan Paskah dan atas dorongan istrinya. Seluruh Mercia kemudian dikuasai oleh Oswiu hingga 658, ketika Mercia mulai memberontak dan menempatkan Wulfhere, saudara Peada, di atas takhta.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan