Sabtu, 07 November 2026
00:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Patri

Patri

Bagikan:
250px-Brazing_practice.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Praktik mematri.

Pematrian atau lebih spesifik disebut patri keras (bahasa Inggris:brazing) adalah suatu logam paduan yang digunakan sebagai logam pengisi pada proses pematrian. Pematrian adalah proses penyambungan dua atau lebih benda logam dengan cara melelehkan dan membubuhkan patri ke dalam sambungan tersebut. Patri tersebut harus memiliki titik lebur yang lebih rendah daripada logam induk yang disambungkan. Praktik ini berbeda dengan praktik patri lunak atau penyolderan.

Pematrian berbeda dengan pengelasan yang meleburkan logam yang disambung. Pematrian (keras) juga berbeda dari penyolderan (disebut juga pematrian lunak) dalam hal penggunaan suhu yang lebih tinggi dan bagian yang dipasang jauh lebih dekat pada saat mematri bila dibandingkan dengan pada saat menyolder. Suhu 450 °C biasanya digunakan sebagai batas untuk suatu proses disebut penyolderan atau pematrian; pematrian menggunakan suhu di atas 450 °C, sedangkan penyolderan menggunakan suhu di bawah itu. Selama proses pematrian, logam pengisi mengalir ke celah antara bagian yang pas dengan fenomena kapilaritas. Logam pengisi dipanaskan hingga sedikit di atas suhu lebur (likuidus) sambil dilindungi oleh lingkungan atmosfer yang sesuai, biasanya oleh fluks (bahan pelindung dari oksidasi). Kemudian logam pengisi tersebut mengalir di atas logam induk (dalam proses yang dikenal sebagai "pembasahan") dan kemudian didinginkan untuk menyatukan sambungan tersebut.[1] The strength of the brazed joint is likely to be less than that of the base metal(s) but greater than the filler metal.[2] Keuntungan utama dari pematrian adalah dapat menggabungkan kedua logam yang sama atau berbeda dengan kekuatan yang cukup besar.

Berbagai macam paduan logam dapat digunakan sebagai patri (logam pengisi) untuk mematri, tergantung pada tujuan penggunaan atau cara pembubuhan patri. Secara umum, patri terdiri dari tiga atau lebih logam yang dipadukan untuk membentuk logam paduan dengan sifat yang diinginkan. Kriteria pemilihan patri ditentukan berdasarkan kemampuannya untuk "membasahi" (diletakkan pada sambungan) logam induk, tahan terhadap kondisi sekitar yang ada, dan meleleh pada suhu yang lebih rendah daripada logam induk atau pada suhu yang sangat spesifik. Patri umumnya tersedia dalam bentuk batangan bulat, batangan pipih seperti pita, bubuk, adonan pasta, krim, kawat, dan juga bentuk asalnya (seperti ring pipih bercap).[3] Tergantung pada penerapannya, bahan patri dapat langsung dibubukan atau diletakkan sebelumnya pada sambungan atau diletakkan pada saat pemanasan. Pada proses pematrian manual, patri berbentuk kawat dan batang merupakan patri yang paling umum digunakan karena yang paling mudah diletakkan pada saat pemanasan. Pada prose pematrian dalam tungku, patri biasanya diletakkan pada sambungan terlebih dahulu karena prosesnya pematrian biasanya otomatis pada saat pembakaran.[3]

Beberapa logam paduan yang biasa dijadikan paduan adalah sebagai berikut.

Referensi

  1. 1 2 Groover 2007, hlm. 746–748
  2. ↑ Alan Belohlav. "Understanding Brazing Fundamentals". American Welding Society. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-27.
  3. 1 2 Schwartz 1987, hlm. 131–160
  4. ↑ Schwartz 1987, hlm. 163–185

Daftar pustaka

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Brazing.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan