Selasa, 20 Oktober 2026
19:11 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Pasir minyak

Pasir minyak

Bagikan:
250px-Athabasca_Oil_Sands_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Pasir Minyak Athabasca, Alberta
250px-Tar_Sandstone_California.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batu pasir ter dari California

Pasir minyak atau pasir ter adalah sebuah sumber tak lazim dari minyak bumi. Pasir minyak adalah campuran pasir, tanah liat, dan air dalam wujud minyak bumi yang padat dan sangat lengket yang dikenal sebagai bitumen.

Bitumen alami ditemukan di banyak negara, dengan jumlah terbesar di Kanada, Kazakhstan, dan Rusia.[1]

Deposit global dari hal ini barangkali mencapai lebih dari dua triliun barel (320 miliar meter kubik).[2] Perkiraan ini mencakup deposit-deposit yang belum ditemukan. Sekitar 70% dari total cadangannya terletak di Kanada.

Minyak yang dihasilkan dari pasir bitumen umum dikenal sebagai minyak yang tidak konvensional. Proses poduksinya membutuhnya energi, sehingga keuntungan energi bersihnya lebih kecil dari proses pengolahan minyak tradisional. Menghasilkan minyak dari pasir minyak menghasilkan 12% lebih banyak gas rumah kaca per satu barel minyak dibandingkan dengan metode tradisional.[3] Baru-baru ini, pasir minyak dibutuhkan. Harga yang lebih mahal memungkinkan terjualnya minyak jenis ini.

Masalah lingkungan

250px-Syncrude_mildred_lake_plant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat pengolahan pasir minyak di Fort McMurray, Kanada

Mengumpulkan pasir minyak dari tanah umumnya merusak sejumlah besar lahan. Banyak air juga diperlukan untuk memisahkan minyak dari pasirnya, sehingga menghasilkan limbah air tercemar. Karbon dioksida dan emisi lainnya dari proses ekstraksi juga mencemari udara.[4] Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ekstraksi pasir minyak dikritik oleh instansi lingkungan seperti Greenpeace, The Climate Reality Project, 350.org, MoveOn.org, Sierra Club dan Energy Action Coalition.[5][6]

Pada 2012, Uni Eropa menyebut bahwa mereka barangkali akan menentukan minyak pasir minyak sebagai minyak yang "sangat mencemar"; pernyataan ini menyebabkan ketegangan antara Uni Eropa dan Kanada.[7]

Referensi

  1. ↑ Alberta's oil sands: opportunity, balance (PDF). Government of Alberta. Maret 2008. ISBN 978-0-7785-7348-7. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 November 2014. Diakses tanggal 13 Mei 2008.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "About Tar Sands". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-04. Diakses tanggal 2013-08-24.
  3. ↑ Barbara Lewis, David Ljunggren and Jeffrey Jones (10 Mei 2012). "Canada's tar sands battle with Europe". huffington post. Reuters.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Smandych R. and R. Kueneman 2010. The Canadian-Alberta Tar Sands: a case study of State-corporate environmental crime in R. White (ed) Global Environmental Harm. Cullompton: Willan, 2010
  5. ↑ "Stop the Tar sands to curb Canada's growing greenhouse gas emissions". Greenpeace Canada. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Oktober 2007. Diakses tanggal 9 September 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Alberta Tar Sands: A North American Overview". TreeHugger. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-30. Diakses tanggal 2013-08-24.
  7. ↑ Carrington, Damian (20 Februari 2012). "Canada threatens trade war with EU over tar sands". The Guardian. Diakses tanggal 21 Februari 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan