Selasa, 20 Oktober 2026
23:26 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Partai Kekaisaran Jerman

Partai Kekaisaran Jerman

partai politik

Bagikan:
Partai Kekaisaran Jerman
Deutsche Reichspartei
250px-Logo_of_the_German_Reich_Party.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua umumHeinrich Kuntsmann
Adolf von Thadden
Alexander Andrae
Dibentuk21/22 Januari 1950
Dibubarkan1965
Digabungkan dariPartai Kanan Jerman
Partai Nasional Demokrat
Partai Reich Sosialis
Digabungkan denganPartai Nasional Demokrat Jerman
Surat kabarReichsruf
IdeologiNeo-Nazisme (dari 1952)
Pan-Jermanisme
Nasionalisme Pan-Eropa
Nasionalisme Jerman
Anti-kapitalisme
Anti-komunisme
Antisemitisme
Antisosialisme
Posisi politikKanan jauh
Afiliasi EropaPartai Nasional Eropa
Warna  Coklat

Partai Kekaisaran Jerman (bahasa Jerman:Deutsche Reichspartei, disingkat DRP) adalah sebuah partai politik yang pernah ada di Jerman pada dekade 1950-an, partai ini merupakan bentuk baru dari partai politik Deutsche Rechtspartei (dalam Bahasa Indonesia berarti, Partai Kanan Jerman) yang berdiri pada 1946 di Lower-Saxony, sebuah wilayah di Barat Laut Jerman, Deutsche Rechtspartei memiliki lima anggota di Bundestag (Parlemen Jerman) pada tahun yang sama.[1][2]

Formasi

Deutsche Reichpartei (DRP) berdiri pada 1950, digagas oleh para anggota Deutsche Rechtspartei yang memutuskan kemudian untuk menggunakan nama DRP sebagai nama resmi partai mereka. DRP kemudian mengadopsi ideologi baru yang berafiliasi dengan Neo-Nazi dan Nasionalisme Jerman, yaitu Nasional-Demokrat (lihat pula Partai Nasional Demokrat Jerman), oleh karena itu partai ini kemudian mengadopsi nama "Reich" untuk merujuk pada kebesaran Bangsa Jerman pada periode Kekaisaran Jerman dan terkadang juga merujuk pada rezim Reich Ketiga. Beberapa anggota DRP juga ada yang merupakan mantan anggota Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (Partai Nazi). Pada 1951, DRP memiliki sebuah surat kabar bernama Reichsruf (dalam Bahasa Indonesia berarti "Memanggil Reich").[1]

Perkembangan

DRP semakin dekat dengan ideologi Neo-Nazi pada 1952, tepatnya saat Socialist Reichpartei (SRP) atau Sozialistische Reichspartei Deutschlands (SRPD) (dalam Bahasa Indonesia berarti, Partai Sosialis Reich Jerman) dinyatakan unconstitutional oleh Mahkamah Konstitusi Federal Jerman Barat atau Bundesverfassungsgericht. Sebagian anggota SRP kemudian bergabung dengan DRP. Keanggotaan Hans-Ulrich Rudel pada tahun 1953 dipandang sebagai menandai partai tersebut sebagai kekuatan baru Neo-Nazi dan dia menikmati hubungan dekat dengan mistisisme Savitri Devi (seorang tokoh perempuan India yang mendukung Nazisme).[1][3]

Dibawah kepemimpinan Konrad Adenauer (kanselir Pertama Republik Federasi Jerman atau Jerman Barat 1949–1963) dan kestabilan ekonomi dan politik selama masa Wirtschaftswunder (keajaiban kebangkitan ekonomi Jerman setalah Perang Dunia II, DRP kembali berjuang untuk mendapatkan kursi parlemen Jerman Barat, tetapi kebanyakan suara yang mereka peroleh hanya rata-rata sekitar 1 persen, setidaknya selama Pemilihan Umum 1953, 1957, 1961. Meskipun begitu, DRP sempat juga meraih 5 persen suara yaitu pada Pemilihan Umum 1959 untuk level Pemilihan Daerah di Rhineland-Palatinate, sehingga mereka bisa mengirimkan wakilnya ke majelis.[1]

Pada 1962, DRP ikut dalam esbuah konferensi "partai kanan" di Venesia, Italia. yang diadakan oleh Oswald Mosley (seorang tokoh Partai British Union of Fascist dan penggagas ide Pan-Eropanisme). Di dalam konferensi itu DRP kemudian mengajukan diri untuk bergabung dengan National Europe Party (sebuah partai Pan-Eropa). Namun, Oswald Mosley kecewa karena hanya sedikit saja partai yang mau mengubah nama mereka menjadi "Partai Nasional", termasuk DRP.[1][4]

Keruntuhan

Kurangnya keberhasilan DRP dalam Pemilu Nasional, membuat para pemimpin DRP lebih mengutamakan hubungan dengan partai kanan lainnya, seperti Deutsche Partei dan Gesamtdeutsche Partei (dalam Bahasa Indonesia, Partai Jerman) yang memiliki ideologi sama, yaitu konservatisme untuk membentuk hubungan dekat dan mencari dukungan. Akhirnya pada DRP mengadakan konferensi partai yang terakhir di Bonn, Jerman Barat pada 1964. Pada konferensi itu pula, partai secara simbolik dibubarkan dan memutuskan untuk mengubah nama dan platform partai menjadi Partai Nasional Demokrat Jerman kemudian.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Deutsche Reichspartei (DRP)–Tabula Rasa Magazin". www.tabularasamagazin.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2017-11-06.
  2. ↑ ": DIE DEUTSCHE REICHS-PARTEI". Der Spiegel. Vol. 4. 1960-01-20. Diakses tanggal 2017-11-06.
  3. ↑ "The mystical fascist who admired Hitler, beloved of the alt-right". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2017-10-29. Diakses tanggal 2017-11-06.
  4. ↑ "Oswald Mosley–Fascist, Briton , European". www.oswaldmosley.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2017-11-06.
  5. ↑ "Troubled times for German NPD | Hate Speech International". www.hate-speech.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-11-06.
Kelompok
Masih ada
Jerman dan Austria
Eropa
Internasional
Sudah tidak ada
Jerman dan Austria
Eropa
Internasional
Black Sun
Tokoh
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan