Senin, 12 Oktober 2026
15:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Paris Club

Paris Club

Bagikan:
250px-Map_of_Paris_Club.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Paris Club (bahasa Prancis:Club de Paris) adalah grup informal pejabat-pejabat finansial dari 19 negara terkaya di dunia, yang menyediakan layanan finansial seperti strukturisasi hutang, keringanan hutang, pembatalan hutang kepada negara peminjam dan para kreditornya. Umumnya, negara penghutang direkomendasikan oleh Dana Moneter Internasional untuk menempuh jalur ini setelah solusi alternatif lainnya gagal.

Paris Club bersidang setiap 6 minggu di Paris, Prancis. Lembaga ini diketuai oleh pejabat senior Departemen Keuangan Prancis.

Lembaga ini berawal dari pembicaraan mengenai krisis yang diadakan di Paris pada tahun 1956 antara negara Argentina dan para kreditornya.

Pada tahun 2004, Paris Club memutuskan untuk membatalkan hutang negara Irak dan sebagian negara yang terkena bencana Gempa bumi Samudra Hindia 2004.

Anggota permanen grup ini antara lain: Australia, Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Inggris, Irlandia, Italia, Korea Selatan, Jepang, Jerman, Kanada, Norwegia, Prancis, Rusia, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Amerika Serikat.

Pranala luar

Artikel


Ikon rintisan

Artikel bertopik organisasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan