Senin, 21 September 2026
15:35 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Parhan Ali

Parhan Ali

Parhan Ali
Bupati_Parhan_Ali.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Bupati Bangka Barat ke-1 dan ke-3
Masa jabatan
22 Maret 2016 –1 Februari 2019
PresidenJoko Widodo
GubernurRustam Effendi
Erzaldi Rosman Djohan
WakilMarkus
PendahuluZuhri M. Syazali
Sudirganto (penjabat bupati)
PenggantiMarkus
Masa jabatan
5 Agustus 2005 –5 Agustus 2010
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurHudarni Rani
Eko Maulana Ali
WakilZuhri M. Syazali
PendahuluHuzarni Rani (penjabat bupati)
PenggantiRamli Ngad Jum (pelaksana tugas bupati)
Informasi pribadi
Lahir(1947-01-19)19 Januari 1947
Meninggal1 Februari 2019(2019-02-01) (umur 72)
Partai politikPartai Demokrat (2006−2011)
Suami/istriAnnisa Hadidjah
Anak4
Orang tuaAli Bachsin dan Sy. Chodijah
AlmamaterInstitut Ilmu Keuangan (Drs.)
STIE-IPWI Jakarta (M.M.)

Parhan Ali (19 Januari 1947  1 Februari 2019) adalah seorang politikus dan birokrat asal Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Bangka Barat selama dua periode tidak berturut-turut, dari tahun 2005 hingga 2010 dan tahun 2016 sampai ia meninggal pada 2019.[1]

Kehidupan awal dan pendidikan

Parhan Ali lahir di Muntok pada 19 Januari 1947, ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Ali Bachsin dan Sy. Chodijah, dua saudara kandungnya yang lain adalah Edwar Ali Bachsin dan Medlar Bachsin.[2] Pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama ia selesaikan di Muntok dari tahun 1954 hingga 1963. Ia kemudian hijrah ke Bandung pada tahun 1963, untuk melanjutkan sekolah menengah atasnya, dan melanjutkan pendidikannya di Akademi Akuntan Pajak di kota yang sama.[2]

Ia mendapatkan gelar sarjana dari Institut Ilmu Keuangan (sekarang STAN) di Jakarta pada tahun 1975. Pada tahun 1993, ia melanjutkan studinya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta, dan mendapatkan gelar Magister Manajemen pada tahun 1996.[2]

Karier

Parhan mulai menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 1970 dengan jabatan sebagai pelaksana di Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan, kurang lebih ia berkarier selama 32 tahun sebagai birokrat. Pada tahun 2002, menjelang pensiun, ia pindah tugas dari Jakarta ke kampung halamannya di Pulau Bangka, jabatan PNS terakhir yang ia emban adalah sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.[2]

Pada tahun 2005, Parhan Ali memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) Bangka Barat 2005, pilkada yang baru pertama kali digelar di kabupaten yang baru berdiri pada 2003 tersebut menghasilkan Bupati dan Wakil Bupati definitif pertama, yakni pasangan Parhan Ali dan Zuhri M. Syazali yang memerintah dari 5 Agustus 2005 hingga 5 Agustus 2010.[2] Pada periode selanjutnya (2010-2015), Parhan Ali kalah tipis dari Zuhri M. Syazali yang sebelumnya merupakan wakil bupatinya pada pilkada Bangka Barat 2010, ia pun akhirnya digantikan oleh Zuhri.[3]

Setelah tidak lagi menjabat sebagai bupati, Parhan mencoba peruntungannya pada pilkada Bangka Belitung 2012, ia sempat mendaftarkan diri sebagai calon wakil gubernur mendampingi calon gubernur Syamsudin Basari melalui jalur independen, akan tetapi mereka gugur karena tak memenuhi syarat dukungan.[2] Pada pemilu legislatif Indonesia 2014, Parhan mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah dari daerah pemilihan Bangka Belitung,[4] tetapi ia tidak terpilih sebagai senator.

Pada pemilihan umum Bupati Bangka Barat 2015, Parhan Ali dan pasangannya, Markus, yang diusung oleh PDI-P, PAN, dan Hanura, berhasil keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebesar 29.290 suara (35,43%), unggul tipis 250 suara atas pasangan Sukirman dan Safri yang diusung oleh Partai Nasdem, Demokrat, Gerindra, dan PBB, mereka memperoleh suara sebesar 29.040 suara (35,13%).[5][6][7]

Parhan Ali dan Markus dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat periode 2016-2021 pada 22 Maret 2016 oleh Gubernur Rustam Effendi.[8]

Kehidupan pribadi

Parhan Ali menikah dengan Annisa Hadidjah pada tanggal 26 April 1971, dan dikaruniai dua orang putri, yaitu Vera Farahdiana dan Miena Fiscarina, serta dua orang putra, Rieza Firmansyah dan Arief Ferdiansyah.[2]

Ia meninggal dunia karena sakit pada tanggal 1 Februari 2019 sekitar pukul 16.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Soekarno, Pangkalpinang, dalam usia 72 tahun.[9] Ia dimakamkan di komplek pemakaman keluarga Kampung Ulu, Jalan Tebingsalam, Muntok, Bangka Barat pada 2 Februari 2019.[10]

Referensi

  1. Bupati Bangka Barat Parhan Ali Meninggal, Sosok Teladan yang Ingin Sukses di Dunia Utamakan Akhirat Bangkapos, 1 Februari 2019
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Profil Tokoh: Drs. H. Parhan Ali, MM. - Sinergitas dan Kebersamaan Dalam Kepemimpinan Tabloid Sejiran Setason, Vol X Edisi 1 Tahun 2016, hlm. 21-27.
  3. MK Kabulkan Pilkada Bangka Barat Tribunnews, 26 Oktober 2010
  4. "Daftar Riwayat Hidup Bakal Calon Anggota DPD RI - Parhan Ali" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-02-03. Diakses tanggal 2019-02-02.
  5. "Pilkada Kabupaten Bangka Barat". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-26. Diakses tanggal 2019-02-02.
  6. Final, Parhan Ali-Markus Menang Pilkada Bangka Barat Bangkapos, 12 Desember 2015
  7. Parhan Menang Pilkada Bangka Barat Unggul 250 Suara dari Sukirman Bangkapos, 12 Desember 2015
  8. Rustam Lantik Bupati dan Wabup Bangka Barat Terpilih, Bangka News, 22 Maret 2016
  9. Parhan Ali, Bupati Bangka Barat-Babel wafat Antara, 1 Februari 2019
  10. Putra Mendiang Parhan Ali: Terima Kasih Atas Dukungan Selama Ini Bangkapos, 2 Februari 2019
Jabatan politik
Didahului oleh:
Sudirganto
Penjabat Bupati
Bupati Bangka Barat
2016–2019
Diteruskan oleh:
Markus
Didahului oleh:
Huzarni Rani
Penjabat Bupati
Bupati Bangka Barat
2005–2010
Diteruskan oleh:
Ramli Ngad Jum
Pelaksana tugas
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan