Sabtu, 07 November 2026
05:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pareiasaurus

Pareiasaurus

Bagikan:
Pareiasaurus
Rentang waktu: Wuchiapingium - Changhsingium, 260–252 jtyl
250px-Pareiasaurus_serridens00.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cetakan dari tengkorak terdistorasi seekor P. serridens muda yang dikumpulkan pada Februari 1946 oleh James W. Kitching
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Klad: †Pareiasauria
Genus: †Pareiasaurus
Owen, 1876
Spesies tipe
†Pareiasaurus serridens
Owen, 1876
Spesies
  • †P. nasicornis Haughton and Boonstra, 1929
  • †P. peringueyi Haughton and Boonstra, 1929
  • †P. serridens Owen, 1876
Sinonim
  • Anthodon gregoryi Broom, 1930
  • Anthodon nesemanni Broom, 1940
  • Brachypareia rogersi Broom, 1912
  • Bradysaurus rogersi Broom, 1912
  • Pareiasaurus minor Seeley, 1892
  • Pareiasaurus omocratus Seeley, 1888
  • Pareiasaurus pinnatus Olson & Broom, 1937
  • Pareiasaurus pulcher Broom, 1935
  • Pareiasaurus rubidgei Broom, 1940
  • Pareiasuchus nasicornis Haughton & Boonstra, 1929
  • Pareiasuchus peringueyi Broom & Haughton, 1913
  • Propappus omocratus Seeley, 1888
  • Propappus serridens Owen, 1876
  • Propappus rogersi Broom, 1912
Artikel takson sembarang

Pareiasaurus (dari kata Yunani: pareia, "pipi" dan Yunani: sauros, "kadal")[1] adalah sebuah genus punah reptil pareiasauromorpha dari periode Perem. Genus ini adalah bagian dari kelompok Pareiasauria, yang mendapat namanya dari genus ini.

Fosil-fosilnya telah ditemukan di Grup Beaufort.[2]

Deskripsi

250px-Pareiasaurus_serridens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi P. serridens
250px-Pareiasaurus_serridens_skeleton.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keragka P. serridens

Pareiasaurus merupakan hewan kuadrupedal besar sepanjang 2,5 meter (8,2 ft) dengan kaki mirip gajah, serta berjalan dengan postur reptil biasa. Tengkoraknya lebar sementara moncongnya pendek. Tengkoraknya memiliki beberapa tonjolan mirip duri. Gigi Pareiasaurus yang mirip daun, yang menjadikannya ideal untuk mengigit serat tumbuhan yang keras, mengindikasikan bahwa genus ini adalah sejenis herbivor. Bahkan lelangitnya memiliki gigi.[3]

Referensi

  1. ↑ Colbert, Edwin H. (Edwin Harris); Knight, Charles Robert (1951). The dinosaur book: the ruling reptiles and their relatives. New York: McGraw-Hill. hlm. 152.
  2. ↑ Schwarz, Ernest Hubert Lewis (1912). South African Geology. hlm. 156.
  3. ↑ Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 63. ISBN 1-84028-152-9.
Sauropsida
Parareptilia
    • lihat dibawah↓
Mesosauria
Millerosauria
Millerettidae
Procolophonomorpha
Bolosauria
Bolosauridae
Ankyramorpha
    • lihat dibawah↓
Mesosaurus tenuidens Milleretta rubidgei
Lanthanosuchoidea
Acleistorhinidae?
Lanthanosuchidae
Procolophonia
Nyctiphruretidae
Pareiasauromorpha
    • lihat dibawah↓
Procolophonoidea
    • lihat dibawah↓
Lanthanosuchus watsoni Nyctiphruretus acudens
Nycteroleteridae
Pareiasauria
Velosauria
Pumiliopareiasauria
Therischia
Elginia mirabilis
Owenettidae
Theledectinae
Leptopleuroninae
Procolophoninae
Hypsognathus fenneri Procolophon trigoniceps
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan