Rabu, 30 September 2026
02:09 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Paramphistomum

Bagikan:
Paramphistomum
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Paramphistomum

Fischoeder, 1901
Spesies tipe
Paramphistomum cervi
Zeder, 1790
Artikel takson sembarang

Paramphistomum adalah genus cacing pipih parasit yang tergolong dalam suku Digenea dalam Trematoda. Di antara anggotanya adalah cacing-cacing yang menjadi parasit dalam hewan ternak memamah biak, serta beberapa mamalia liar. Hewan-hewan ini merupakan penyebab penyakit paramfistomiasis atau amfistomosis terutama pada sapi dan domba. Gejalanya termasuk diare berlebihan, anemia, letargi, dan sering menyebabkan kematian jika tidak ditangani.[1][2] Cacing-cacing ini ditemukan di seluruh dunia, terutama di kawasan peternakan di Australia, Asia, Afrika, Eropa Timur, dan Rusia.[3]

Spesies

Akibat banyaknya kemiripan antara spesies-spesies ini dan dengan kerabat-kerabat lainnya yang disebut amfistoma, beberapa spesies yang telah dideskripsikan sebenarnya adalah sinonim.[4][5] Di antara spesies anggota genus ini adalah:

Referensi

  1. ↑ Horak IG (1971). Paramphistomiasis of domestic ruminants. Vol. 9. hlm. 33–72. doi:10.1016/s0065-308x(08)60159-1. ISBN 9780120317097. PMID 4927976.{{cite book}}: |journal= diabaikan
  2. ↑ Olsen OW (1974). Animal Parasites: Their Life Cycles and Ecology (Edisi 3). Dover Publications, Inc., New York/University Park Press, Baltimore, US. hlm. 273–276. ISBN 978-0486651262.
  3. ↑ Boray J (1959). "Studies on intestinal amphistomosis in cattle". Australian Veterinary Journal. 35 (6): 282–287. doi:10.1111/j.1751-0813.1959.tb08480.x.
  4. ↑
  5. ↑ Lotfy WM, Brant SV, Ashmawy KI, Devkota R, Mkoji GM, Loker ES (2010). "A molecular approach for identification of paramphistomes from Africa and Asia". Veterinary Parasitology. 174 (3–4): 234–40. doi:10.1016/j.vetpar.2010.08.027. PMID 20880634.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan