Selasa, 22 September 2026
02:21 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Pantat

Pantat

dua bagian anatomi membulat yang umumnya terletak di bagian belakang berbagai makhluk hidup

Artikel ini berisi tentang pantat dari sudut pandang eksterior, budaya, dan orang awam. Untuk pembahasan yang lebih teknis mengenai otot-otot yang bersangkutan, lihat Gluteus maksimus. Untuk deskripsi anatomis pinggul, lihat Pinggul.
Pantat
330px-Human_buttocks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pantat perempuan manusia (atas) dan laki-laki manusia (bawah)
Rincian
ArteriArteri gluteal superior, arteri gluteal inferior
SarafSaraf gluteal superior, saraf gluteal inferior, saraf kluneal superior, saraf kluneal medial, saraf kluneal inferior
Pengidentifikasi
Bahasa Latinclunis
MeSHD002081
TA98A01.1.00.033
A01.2.08.002
TA2157
FMA76446
Daftar istilah anatomi

Pantat atau bokong adalah dua bagian bundar dari anatomi eksterior manusia yang terletak di bagian posterior wilayah panggul. Pantat terletak di antara punggung bawah dan perineum. Bagian ini terdiri dari lapisan kulit luar dan lemak subkutan di bawahnya yang menumpuk di atas otot gluteus maksimus dan otot gluteus medius kiri dan kanan. Dua otot gluteus maksimus tersebut adalah otot terbesar dalam tubuh manusia. Otot-otot ini bertanggung jawab atas gerakan seperti meluruskan tubuh ke postur tegak (berdiri) ketika membungkuk di pinggang; mempertahankan tubuh dalam postur tegak dengan menjaga sendi panggul tetap ekstensi; dan mendorong tubuh ke depan melalui ekstensi tungkai (panggul) lebih lanjut saat berjalan atau berlari.[1]

Dalam banyak budaya, pantat memainkan peran dalam daya tarik seksual.[2] Banyak budaya juga menggunakan pantat sebagai sasaran utama untuk hukuman fisik,[3] karena lapisan lemak subkutan pada pantat memberikan perlindungan terhadap cedera namun tetap memungkinkan timbulnya rasa sakit.

Struktur

Pantat dibentuk oleh massa otot gluteal atau "glutes" (otot gluteus maksimus dan otot gluteus medius) yang ditumpuk oleh lapisan lemak. Aspek superior pantat berakhir di krista iliaka, dan aspek bawah digariskan oleh lipatan gluteal horizontal. Gluteus maksimus memiliki dua titik penyisipan (insersi): bagian superior dari linea aspera pada femur, dan bagian superior traktus iliotibial. Massa otot gluteus maksimus dipisahkan oleh celah intergluteal atau "belahan" di tengah tempat anus berada.

Struktur anatomi analog yang dikenal sebagai kapalan iskium (ischial callosities) memungkinkan primata untuk duduk tegak tanpa menumpukan berat badan pada kaki mereka seperti yang dilakukan hewan berkaki empat. Bantalan tersebut memungkinkan monyet untuk tidur duduk tegak di dahan tipis, di luar jangkauan predator, tanpa terjatuh. Manusia tidak memiliki kapalan iskium karena otot gluteal cukup besar untuk memberikan bantalan yang sama.[4] Betina dari spesies babun tertentu memiliki kapalan merah yang merona untuk menarik pejantan. Dalam kasus manusia, perempuan cenderung memiliki pantat yang secara proporsional lebih lebar dan lebih tebal karena lemak subkutan yang lebih tinggi dan pinggul yang secara proporsional lebih lebar. Pada manusia, pantat juga berperan dalam mendorong tubuh bergerak maju dan membantu buang air besar.[5][6]

Beberapa babun dan semua owa (gibbon), meskipun tertutup bulu, memiliki karakteristik kapalan iskium telanjang di bagian belakang mereka. Meskipun anak-anak manusia umumnya memiliki pantat yang halus, laki-laki dan perempuan dewasa memiliki tingkat pertumbuhan rambut yang bervariasi, seperti pada bagian tubuh lainnya. Perempuan mungkin memiliki pertumbuhan rambut di celah gluteal (termasuk di sekitar anus), kadang-kadang meluas ke lateral hingga ke aspek bawah pipi pantat. Laki-laki mungkin memiliki pertumbuhan rambut di sebagian atau seluruh pantat.

Nama

Lihat WikiSaurus:pantat untuk daftar sinonim dan kata slang untuk pantat dalam banyak bahasa.

Nama Latin untuk pantat adalah nates (pelafalan bahasa Inggris /ˈntz/ NAY-teez,[7] pelafalan klasik nătes [ˈnateːs][8]) yang berbentuk jamak; bentuk tunggalnya, natis (pantat), jarang digunakan. Ada banyak istilah sehari-hari untuk menyebutnya.

Galeri seni

Galeri

250px-Male_human_buttocks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pantat laki-laki
250px-1ssfele.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pantat perempuan
  • Pertunjukan panggung burlesque dengan tiga pria di Las Vegas
    Pertunjukan panggung burlesque dengan tiga pria di Las Vegas
  • Pesepeda nudis Seattle dengan pantat yang dicat
    Pesepeda nudis Seattle dengan pantat yang dicat
  • Seorang pria Jepang mengenakan pakaian renang tradisional Fundoshi-rokushaku
    Seorang pria Jepang mengenakan pakaian renang tradisional Fundoshi-rokushaku
  • Tampilan posterior perempuan dan laki-laki manusia untuk menunjukkan perbandingan pantat mereka
    Tampilan posterior perempuan dan laki-laki manusia untuk menunjukkan perbandingan pantat mereka
  • Beberapa pakaian perempuan, seperti bikini atau celana dalam, memperlihatkan sebagian pantat perempuan (wanita di kiri). Thong (cawat), khususnya, membiarkan hampir seluruh pantat terbuka (wanita di kanan). Foto di pantai di Belanda, 1999.
    Beberapa pakaian perempuan, seperti bikini atau celana dalam, memperlihatkan sebagian pantat perempuan (wanita di kiri). Thong (cawat), khususnya, membiarkan hampir seluruh pantat terbuka (wanita di kanan). Foto di pantai di Belanda, 1999.
  • Model berpartisipasi dalam "got ass?", sebuah kompetisi untuk menilai wanita dengan pantat terbaik, di AVN Adult Entertainment Expo, Las Vegas, 2014.
    Model berpartisipasi dalam "got ass?", sebuah kompetisi untuk menilai wanita dengan pantat terbaik, di AVN Adult Entertainment Expo, Las Vegas, 2014.

Lihat pula

Referensi

  1. Norman Eizenberg et al., General Anatomy: Principles and Applications (2008), p. 17.
  2. Hennig, Jean-Luc (1995). The rear view: A brief and elegant history of bottoms through the ages. London: Souvenir. ISBN 0-285-63303-1.
  3. "Police". The Times. London. 22 Maret 1894. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Juli 2014. Diakses tanggal 5 Desember 2010. Mr. Curtis Bennett deprecated caning on the hands and boxing the ears, and said they were exceedingly dangerous forms of punishment. Nature provided a special place for boys to be punished upon and it should be used.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Montagu, Ashley (3 Oktober 1966). "The Buttocks and Natural Selection". JAMA. 198 (1): 51. doi:10.1001/jama.1966.03110140101027. ISSN 0098-7484. PMID 5953162.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Foundations of Osteopathic Medicine, Page 586, Anthony G. Chila – 2010
  6. Recent Advances in Pediatrics, 2013 Suraj Gupte, p 141
  7. "Nates Definitions & Meanings | Dictionary.com". www.dictionary.com. Diakses tanggal 10 Juni 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. A New Dictionary of the Latin and English Languages, published Ward, Lock & Co., London, 1908

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Buttocks.
Lihat entri pantat di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan