Sabtu, 17 Oktober 2026
05:06 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Bernhard dari Belanda

Bernhard dari Belanda

Bagikan:
Bernhard dari Lippe-Biesterfeld
Bernhard von Lippe-Biesterfeld
Bernhard pada tahun 1976
Pangeran pendamping Belanda
Periode6 September 1948 – 30 April 1980
LahirPangeran Bernhard dari Biesterfeld
(1911-06-29)29 Juni 1911
Jena, Sachsen-Weimar-Eisenach, Kekaisaran Jerman
Meninggal1 Desember 2004(2004-12-01) (umur 93)
Pusat Medis Universitas Utrecht, Utrecht, Kerajaan Belanda
Pemakaman11 Desember 2004
Nieuwe Kerk, Delft, Belanda
AyahPangeran Bernhard dari Lippe
IbuBaroness Armgard von Sierstorpff-Cramm
Pasangan
Keturunan
Nama lengkap
Jerman: Bernhard Leopold Friedrich Eberhard Julius Kurt Karl Gottfried Peter Prinz zur Lippe-Biesterfeld
Belanda: Bernhard Leopold Frederik Everhard Julius Coert Karel Godfried Pieter, Prins van Lippe-Biesterfeld
WangsaLippe-Biesterfeld
Agama
PekerjaanPerwira militer, penerbang, konservasionis, direktur nirlaba
Tanda tanganBernhard dari Lippe-Biesterfeld
Partai politik
NSDAP (1933–1937)
Pangeran Bernhard (suara kedua yang terdengar dalam rekaman) sebagai komandan Pasukan Dalam Negeri berbicara tentang penyerahan diri Jerman (direkam 5 Mei 1945)

Pangeran Bernhard dari Lippe-Biesterfeld (kemudian Pangeran Bernhard dari Belanda; 29 Juni 1911 – 1 Desember 2004) adalah Pangeran Belanda dari 6 September 1948 hingga 30 April 1980 sebagai suami dari Ratu Juliana. Mereka memiliki empat putri bersama, termasuk Ratu Beatrix dari Belanda.

Kelahiran dan masa kecil

Pangeran Bernhard lahir di Jena, sebagai Graaff zur Lippe-Biesterfeld. Masa kecilnya cukup bahagia dan pada tahun 1929 ia lulus dari Gymnasium, semacam SMU di Berlin. Lalu ia kuliah hukum di München dan Lausanne dan diwisuda pada tahun 1935. Pada tahun yang sama ia mulai bekerja di sebuah perusahaan kimia IG Farben. Perusahaan ini antara lain membuat cat dan bahan-bahan kimia lainnya. Kelak pada Perang Dunia II perusahaan ini membuat gas Zyklon B yang dipakai untuk membantai orang Yahudi di kamp-kamp konsentrasi.

Sementara ini Pangeran Bernhard menjadi anggota SA dan SS partai Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (Nazi), partainya Adolf Hitler. Di kemudian hari Bernhard tak pernah menyangkal bahwa ia dulu sempat menjadi anggota partai Nazi. Ia hanya berkata bahwa ia tidak secara sukarela menjadi anggota tetapi dimasukkan oleh temannya, yaitu Langenheim bersaudara.

Tunangan dan pernikahannya

250px-Princess_Juliana_and_family_1942.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Putri Juliana dan Pangeran Bernhard bersama putri sulung mereka, Putri Beatrix dan Putri Irene, di Ottawa pada 4 Mei 1942.

Bernhard konon bertemu dengan Juliana pada tahun 1936 ketika sedang berlibur musim dingin dan main ski di Jerman Garmisch-Partenkirchen. Akan tetapi kemungkinan besar mereka dijodohkan oleh Ratu Wilhelmina dan sudah pernah bertemu di Amsterdam. Biar bagaimanapun juga mereka lalu bertunangan dan mereka menikah pada tanggal 7 Januari 1937 di Den Haag.

Pangeran Bernhard dan Putri Juliana kemudian mendapatkan empat anak: Beatrix (1938), Irene (1939), Margriet (1943) dan Marijke (1947). Selain itu pangeran Bernhard juga memiliki seorang anak di luar nikah yang bernama Alexia (1967) dengan selirnya seorang Paris Hélène Grinda.

Sebenarnya pernikahan Bernhard dengan Juliana tidak selalu berjalan dengan mulus. Meski terlihat mesra apabila bersama di depan kamera para wartawan, mereka sebenarnya hidup secara terpisah. Ini merupakan sebuah rahasia umum. Di rumah mereka di istana Soestdijk, mereka masing-masing tinggal di bagian-bagian sendiri yang terpisah.

Pangeran Bernhard pada Perang Dunia II

Meski ia seorang Jerman, Bernhard pada Perang Dunia II, mengungsi ke Inggris bersama keluarganya dan berperang di sisi para sekutu, ia belajar mengemudikan pesawat dan menjadi seorang pilot. Ia bahkan beberapa kali pernah mengebom negara kelahirannya.

Jabatan-jabatannya

Pangeran Bernhard banyak memegang jabatan-jabatan, antara lain ia yang mendirikan WWF. Selain itu antara tahun 1946 dan 1976 ia merupakan inspektor-jendral tentara Belanda. Ia senang menjadi seorang militer.

Urusan Lockheed

Pangeran Bernhard pernah terlibat skandal politik. Ia menerima uang dari perusahaan Lockheed supaya pemerintah Belanda membeli pesawat tempur perusahaan ini. Sebagai hukuman, jabatannya didemosi dan ia tidak boleh mengenakan pakaian militer lagi. Namun, pada saat dimakamkan ia akan didandani dengan sebuah pakaian militer.

Pranala luar

Bernhard dari Belanda
Lahir: 29 Juni 1911 Meninggal: 1 Desember 2004
Belanda
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Henry dari Mecklenburg-Schwerin
Pangeran Pendamping Belanda
1948–1980
Diteruskan oleh:
Claus von Amsberg
Jabatan organisasi nirlaba
Pertama Ketua Bilderberg Group
1954-1976
Diteruskan oleh:
Walter Scheel
Ketua Oxfam Novib
1956-1971
Diteruskan oleh:
Unknown
Presiden WWF
1961-1977
Diteruskan oleh:
John Hugo Loudon
Jabatan militer
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Henri Winkelman
Panglima Angkatan Bersenjata Belanda
1944-1945
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Hendrik Johan Kruls
sebagai Panglima Pertahanan Belanda
Pertama Inspektur Jenderal Angkatan Darat Kerajaan Belanda
1945-1970
Terakhir
Menjadi Inspektur Jenderal
Angkatan Bersenjata Belanda
Inspektur Jenderal Angkatan Laut Belanda
1946-1970
Inspektur Jenderal Angkatan Udara Belanda
1953-1970
Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata Belanda
1970-1976
Diteruskan oleh:
Witius Henrik de Savornin Lohman
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan