Minggu, 27 September 2026
21:43 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Panda Nababan

Panda Nababan

politikus

Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Nababan.
Panda Nababan
Panda_nababan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 1999 –27 Juli 2012[1]
PenggantiIrmadi Lubis
Daerah pemilihanKodya Bekasi[2]
(1999—2004)
Jawa Barat V
(2004—09)
Sumatera Utara I
(2009—12)
Informasi pribadi
LahirPandapotan Maruli Asi Nababan
13 Februari 1944 (umur 82)
Partai politik  PDI-P (sejak 1999)
Suami/istriRia Purba
Anak3, termasuk Putra Nababan
Orang tua
  • Jonathan Laba Nababan (ayah)
  • Erna Intan Dora (ibu)
Kerabat
Pendidikan
PekerjaanPolitikus
ProfesiWartawan

Panda Nababan (lahir 13 Februari 1944) adalah seorang wartawan senior Indonesia dan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pendidikan

Panda bersekolah di SMP Nasrani Medan dan lulus dari sekolah itu pada 1959. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan SMA di lembaga pendidikan yang sama dan lulus pada 1962. Setelah lulus SMA, ia sempat melanjutkan pendidikan kuliah di Universitas HKBP Nommensen di Pematangsiantar hingga 1963. Kemudian, Panda pindah ke Jakarta dan melanjutkan perkuliahan di Universitas Bung Karno hingga 1966. Tidak sampai di sana, Panda berpindah lagi dan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Publisistik, Jakarta sepanjang tahun 1968—1969. Pada 1979, Panda memperoleh kesempatan untuk mendalami studi jurnalistik di NRC Handelsblaad, Rotterdam.

Pekerjaan

Panda pernah bekerja sebagai wartawan di harian umum Warta Harian (1969—1970), menjadi Redaktur Harian Umum Sinar Harapan, (1970—1987), Wakil Pemimpin Umum Harian Umum Prioritas (1987—1988), dan Kepala Litbang Media Indonesia (1988—1989). Salah satu puncak prestasinya sebagai wartawan ialah ketika ia memperoleh penghargaan jurnalistik Hadiah Adinegoro pada 1976.

Organisasi, dunia politik

Masa mahasiswa

Sejak masih menjadi mahasiswa, Panda telah aktif dalam kegiatan organisasi. Pada 1963, ia menjadi anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Ia kemudian menjabat Ketua Departemen Organisasi dari Gerakan Mahasiswa Bung Karno di Jakarta (1963—1966). Sebagai wartawan, ia tergabung sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (1970—1975).

Politik

Pada 1993, Panda mulai aktif dalam dunia politik dengan bergabung ke dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Pada 1998, ketika PDI dilanda kemelut kepemimpinan, Panda memilih bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dan menjadi anggota DPR Republik Indonesia dari Fraksi PDI Perjuangan.

Keluarga

Panda Nababan menikah dengan Ria Purba dan mempunyai tiga orang anak, yaitu Putri, Putra, dan Anggi. Panda Nababan merupakan saudara kandung dari S.A.E. Nababan dan Asmara Nababan.

Riwayat pendidikan

Pendidikan Formal

  • SMP Nasrani, Medan, Sumatera Utara (1956-1959)
  • SMA Nasrani, Medan (1959-1962)
  • Universitas Nommensen, Medan (1962-1963)
  • Universitas Bung Karno, Jakarta (1963-1966)
  • Perguruan Tinggi Publisistik, Jakarta (1968-1969)
  • Jurnalistik NRC Handelsblaad, Rotterdam (1979)

Pendidikan Non Formal

  • Kursus Manajemen LPPM-2, Jakarta (1981)
  • Kursus Manajemen LPPM-2, Jakarta (1983)
  • Kursus Manajemen LPPM-2 bidang Problem Solving, Jakarta (1987)

Karier

  • Anggota Bamus DPR RI.
  • Anggota Fraksi PDIP DPR RI.
  • Anggota Fraksi PDIP MPR RI.
  • Anggota Komisi II (Hukum dan Dalam Negeri) DPR RI.
  • Anggota Sub Komisi Hukum DPR RI.
  • Anggota Sub Komisi Otonomi Daerah DPR RI.
  • Anggota Sub Komisi Dalam Negeri DPR RI.
  • Anggota Sub Komisi Pertanahan DPR RI.
  • Anggota Sub Komisi Kepegawaian DPR RI.
  • Anggota Komisi III DPR Periode 2009-2014.
  • Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan A-125.
  • Wartawan Harian Umum Warta Harian, Jakarta, 1969-1970.
  • Redaktur Harian Umum Sinar Harapan, Jakarta, 1970-1987.
  • Wakil Pemimpin Umum Harian Umum Prioritas, Jakarta, 1987-1988.
  • Kepala Litbang Media Indonesia, Jakarta, 1988-1989.
  • Wakil Pemimpin Umum Majalah Forum Keadilan, 1990-1999.
  • Pemegang Saham Majalah Forum Keadilan, Jakarta, 1990-sekarang.

Riwayat Organisasi

  • Anggota GMKI, Medan, 1963.
  • Ketua Departemen Organisasi Gerakan Mahasiswa Bung Karno, Jakarta, 1963-1966.
  • Anggota PWI, Jakarta, 1970-197.
  • Anggota PDI, Jakarta, 1993-1998.
  • Anggota PDIP, Jakarta, 1998-sekarang.

Penghargaan

  • Adinegoro Trophy (1976)

Kasus Korupsi

Panda Nababan menerima suap berupa Traveller Cheque (TC) dalam kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom pada tahun 2004. Atas kasus korupsi tersebut, Panda Nababan divonis bersalah dan dihukum penjara selama 17 bulan.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ "Panda Nababan Diberhentikan Tetap Dari DPR". Kompas.com. 2012-07-27. Diakses tanggal 2021-12-27.
  2. ↑ Anggota DPR-RI 1999-2004, diakses 26 Desember 2021.
  3. ↑ "Panda Nababan divonis 17 bulan". BBC. 22 Juni 2011. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan