Minggu, 04 Oktober 2026
12:30 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Pancing tonda

Pancing tonda

Bagikan:
250px-Ragfish.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pancing tonda merupakan salah satu alat penangkap ikan

Pancing tonda merupakan pancing yang diberi umpan buatan dan ujung tali pancingnya dikaitkan pada kapal motor atau perahu.[1] Pancing tonda dikelompokan ke dalam alat tangkap pancing.[1] Pancing tonda atau pancing tarik merupakan alat penangkap ikan yang masih tradisonal.[2] Nelayan yang menggunakan pancing tonda biasanya menangkap ikan agak jauh ke tengah laut.[3] Pancing tonda biasa digunakan pada siang hari karena biasanya umpan yang digunakan adalah umpan tiruan untuk mengelabuhi penglihatan ikan.[4] Pancing tonda dalam pengoperasiannya dibantu dengan menggunakan kapal motor atau perahu.[4] Kapal berfungsi menarik pancing dan membawa hasil tangkapan.[4] Hasil penangkapan pancing tonda biasanya yaitu ikan-ikan pelagis.[1] Pancing tonda terdiri dari beberapa bagian yaitu pelampung, tali utama, pemberat dan mata pancing.[1] Pelampung yang digunakan pancing tonda terutama diwilayah Pelabuhan Ratu berupa drum atau drigen.[1] Penggunaan pelampung biasanya hanya sebatas penggulung apabila pencing tonda selesai atau tidak digunakan.[1] Tali utama yang dipakai para nelayan pada pancing tonda biasanya terbuat dari tali nylon.[1] Pancing tonda dikenal juga dengan sebutan troll line.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 [pranala nonaktif permanen] Perikanan Indonesia.com: Perikanan IndonesiaPublikasi: 30 Agustus 2012
  2. ↑ Sumbangan Baja.2012.Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan Wilayah . Penerbit:CV Andi.326
  3. ↑ Harry Waluyo dkk.1993.Senjata tradisional daerah Bali. Publisher Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya.33
  4. 1 2 3 Burhanuddin.1984.Suku Scombridae: tinjauan mengenai ikan tuna, cakalang, dan tongkol.Publisher: Lembaga Oseanologi Nasional, LIPI.12
  5. ↑ Bambang Utoyo.1987.Jurnal Penelitian Perikanan Laut, Volume 41.Publisher:Balai Penelitian Perikanan Laut.12
Ikon rintisan

Artikel bertopik ikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan